Tampilkan postingan dengan label Tips Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Bisnis. Tampilkan semua postingan

Tips Membangun Bisnis Dengan Teman atau Saudara Dekat

Menjalankan bisnis sendirian tentu sangat melelahkan. Anda harus mempersiapkan dan mengatur semuanya dengan sendiri. Lebih enak jika Anda menjalankan bisnis dengan partner. Selain ada pembagian tugas, Anda juga akan terbantu oleh keahlian partner Anda, yang mungkin mempunyai keunggulan di bidang yang bukan bagian Anda.

Untuk menentukan rekan bisnis, Anda wajib memastikan terlebih dahulu apakah dia orang yang dapat dipercaya atau tidak, dapat berkomunikasi baik dengan Anda atau tidak, dan sebagainya. Daripada repot menganalisa, Anda tentu lebih suka mengajak saudara atau teman Anda untuk bekerja sama.

Tapi, sebelum Anda melakukan itu, sebaiknya Anda mempertanyakan 10 hal dibawah ini terlebih dahulu agar dapat memastikan bahwa Anda memang memilih rekan bisnis yang tepat.

1. Apakah Anda dan teman Anda mempunyai tujuan yang sama?

Anda harus mempunyai tujuan yang jelas dalam berbisnis. Apakah Anda ingin mempunyai bisnis untuk melindungi kepentingan-kepentingan hidup keluarga Anda? Atau mungkin Anda ingin membesarkan merek bisnis Anda untuk dijual? Bila tujuan Anda tidak jelas, tentu akan sulit untuk membuat keputusan yang tepat dan benar untuk bisnis Anda.

2. Apa yang dimiliki orang tersebut untuk perusahaan?

Jangan sampai karena hubungan pertemanan atau persaudaraan yang Anda miliki membuat Anda mengaburkan batas-batas kualifikasi yang berguna untuk bisnis Anda. Selain itu, pikirkan juga tingkat kepercayaan dan komitmen yang bisa Anda berikan untuk teman atau saudara Anda tersebut.

Tuliskah job description yang jelas dan buatlah aturan main dari awal. Aturan main tersebut adalah senjata Anda untuk membuat semua orang dalam lingkungan usaha tetap mematuhi aturan dan tertib.

3. Apa yang terjadi bila kalian tidak sepakat?

Suatu usaha yang dipimpin oleh dua pemilik pastinya membingungkan. Tentukan siapa pembuat keputusan di dalam perusahaan Anda. Hal ini menjaga keutuhan perusahaan dan loyalitas karyawan Anda. Jangan sampai karyawan Anda dibuat bingung karena yang satu perintah ke kanan, sedang yang satu lagi peah ke kiri.

4. Seberapa besar toleransi Anda terhadap suatu resiko?

Yang namanya berbisnis pastilah dihadapkan dengan resiko-resiko. Tidak ada High Gain Low Risk. Kalaupun ada, pastilah tidak akan bertahan lama, karena kompetitor akan berdatangan dan kompetisi berujung pada perang harga.

Hubungan kekeluargaan atau pertemanan tidak menjamin Anda dapat menoleransi resiko-resiko besar. Sebagai contoh, bila pasangan suami-istri ingin memulai usaha baru, mungkin hanya si kakak yang siap membantu dan bersama-sama berjuang untuk merintis bisnis tersebut dari awal. Sementara si adik hanya mau ikut terjun ketika bisnis tersebut sudah lebih mapan.

5. Bagaimana Anda dan teman Anda akan memisahkan antara kepentingan pribadi dan perusahaan?

Bisnis adalah bisnis, teman adalah teman. Mungkin Anda sudah pernah mendengar ungkapan seperti ini.

Hal yang paling rawan ketika bekerja sama dengan sahabat atau saudara Anda dalam berbisnis adalah tidak mengetahui batas-batas hubungan pribadi dengan partner berbisnis.

Pertahankan profesionalitas Anda meski Anda bekerja sama dengan orang yang sangat dekat dengan Anda secara pribadi. Buatlah kesepakatan-kesepakatan seperti tidak membicarakan pekerjaan saat makan malam, dan tidak membawa masalah pribadi ketika di kantor kecuali keadaan darurat.

6. Bagaimana Anda akan mengevaluasi kinerja partner Anda?

Meskipun partner Anda adalah sahabat sendiri, tetaplah mengevaluasi hasil pekerjaan mereka secara berkala. Bila hal ini sulit dilakukan berkenaan dengan hubungan pribadi Anda dengannya, serahkan urusan ini ke pihak ketiga. Bukan berarti Anda tidak boleh mempercayai dia, tetapi janganlah selalu mempercayai orang seratus persen. Anda akan kecewa nantinya.

7. Jika tidak berhasil, apa yang akan Anda lakukan?

Pertimbangkan apa yang mungkin terjadi bila salah satu dari kalian ingin meninggalkan perusahaan. Bagaimana Anda akan menangani saham mitra Anda yang keluar? Siapa yang akan mengambil alih tanggung jawab yang ditinggalkan? Apa yang akan Anda lakukan untuk menyelamatkan hubungan pribadi kalian berdua?

8. Seperti apa penerus Anda dan teman Anda?

Bahkan jika Anda berencana bertahan dalam jangka panjang, Anda harus menyiapkan penerus Anda. Seperti kata pepatah, save a penny a day for a rainy day. Menabunglah untuk hari berkabung. Seringkali rencana penerus ini gagal karena kejadian atau musibah-musibah yang tidak menyenangkan.

Namun, Anda harus benar-benar menyiapkan penerus Anda dengan matang. Jangan sampai Anda naik pesawat dengan pilot yang belum belajar caranya mendaratkan pesawat.

Mengunjungi Pusat Grosir Yiwu di China (Bagian 2)

Ini adalah sambungan dari postingan sebelumnya, jika Anda belum membacanya silahkan baca disini. OK lanjut !!

Siapkan sepatu jalan yang nyaman, tanpa terlalu banyak aksesori bergelantungan. Karena di mall tanpa ujung di Yiwu, Anda bakal berjalan berjam-jam. Mengunjungi The China Yiwu International Trade City merupakan sebuah tantangan fisik.

Pusat grosir itu benar-benar seperti tak punya ujung. Dan, jangan punya harapan muluk bisa mengunjungi semua blok atau toko di dalamnya. Jangankan semua, dalam sehari, sepuluh persen saja mungkin tidak tercapai. Jalan ke semua blok saja belum tentu bisa dilakukan.


Kan sudah ada hitungannya. Kalau ingin mengunjungi semua dari 30 ribuan toko di dalamnya, masing-masing satu menit, delapan jam dalam sehari, Anda akan butuh dua bulan untuk “menamatkan” Trade City tersebut.

Di antara dua bangunan superpanjang yang membentuknya, yang paling menantang kekuatan jalan adalah bangunan kedua. Blok F sampai H. Ada bagian yang empat lantai, ada yang lima lantai.

Bangunan kedua itu merupakan blok yang terbaru. Begitu masuk dari dekat ujung Blok H, kesan yang didapat tidak seperti pusat grosir di Indonesia yang supersibuk. Kesannya luas dan tenang. Jalannya lebar-lebar, dengan lapisan keramik yang rapi.

Berbagai barang bisa didapatkan di Trade City ini. Di Blok H itu, lantai pertama full jualan kacamata. Ya, kacamata-kacamata plastik murah yang Anda beli di pinggir jalan atau pertokoan di Indonesia sangat mungkin dulunya kulakan di Yiwu.

Lantai dua penuh dengan penjual sporting goods. Aneka ragam bola, mulai basket sampai kelereng, aneka raket, tali skipping, peralatan fitness, dan lain-lain ada di sana. Lantai tiga adalah stationery, mulai pulpen, notebook, dan sebagainya. Sedangkan lantai empat penuh dengan produk kosmetik.

Toko-tokonya berukuran standar, kira-kira 2 x 3 meter. Ada yang lebih besar, bergantung berapa kavling yang disewa atau dibeli. Hampir semua punya pola penjualan sama.

Masing-masing toko biasanya hanya dijaga satu atau dua orang. Setiap toko punya meja, hampir semua dilengkapi komputer. Karena tak banyak pengunjung, para penjaga biasanya duduk-duduk di depan layar komputer. Toko-toko itu tidak dipenuhi barang seperti pusat grosir di Indonesia. Bahkan, masing-masing barang hanya ada satu buah yang digunakan sebagai sample saja.

Kalau kita tertarik membeli, mereka akan memberikan quotation. Berapa jumlah barang yang Anda pesan menentukan harga akhirnya. Kalau mau beli satu-satu, mereka biasanya akan menolak sambil sedikit melotot, yach namanya juga pusat grosir kok beli eceran :)

Namun, ada sedikit trik yang bisa teman-teman lakukan untuk mendapatkan barang yang diidamkan. Bilang saja tertarik ingin order, tapi butuh barang sample. Jangan terburu-buru, pura-pura saja menanyakan harga berbagai barang, lalu pura-pura tawar-menawar jumlah pesanan dan harga barang per buah. Butuh waktu, tapi biasanya berhasil.

Pakai bahasa apa? Tenang. Banyak penjaga stan di Trade City itu bisa bahasa Inggris. Tidak bisa diajak ngobrol banyak, tapi cukup untuk negosiasi harga dan jumlah. Kalaupun kerepotan, selalu ada bahasa lain yang lebih efektif: Bahasa kalkulator dan tulisan angka di kertas.

Pusat grosir Yiwu memang tidak butuh jualan eceran. Trade City itu melayani penjualan berbagai industri yang tersebar di Provinsi Zhejiang. Provinsi itu memang luar biasa, membuat berbagai produk yang kita miliki dan sehari-hari kita gunakan.

Seperempat sepatu Made in China dibuat di provinsi ini, tepatnya di Kota Wenzhou. Kota Wuyi menghasilkan satu miliar kartu permainan per tahun. Sepertiga kaus kaki di dunia dibuat di Datang. Sebanyak 350 juta payung diproduksi di Songxia setiap tahun.

Bukan hanya itu. Hobi main pingpong? Sangat mungkin paddle (bat) Anda dibuat di Shangguan. Pulpen Anda dibuat di Fenshui. Sebanyak 40 persen dasi di dunia diproduksi di Shengzhou. Sekarang perhatikan kancing baju Anda. Mungkin itu dibuat di Qiatou, sebuah kota kecil dengan penduduk hanya 64 ribu orang. Menurut catatan, sampai 70 persen kancing baju di Tiongkok dibuat di kota itu.

Dari Blok H, kami berjalan ke arah Blok G. Blok ini yang mungkin paling disuka emak-emak penggila belanja. Kenapa? Lantai pertama penuh dengan tas dan dompet. Bagi penggemar tas-tas KW branded atau tas bermerek yang palsu, mungkin di sini bukan tempatnya. Di sini bahan, model, dan jenisnya luar biasa bervariasi, namun banyak yang tidak bermerek atau merek lokal.

Masuk akal juga sih. Kita bisa beli banyak di sini, lalu pasang merek sendiri. Yups orang sana memang cerdik biar tidak kena pasal pembajakan (mungkin), mereka menjual tas polos. Dan ada sendiri toko yang melayani pembuatan merk + label + packingnya.

Sempat melihat toko dompet yang menjual merek Eropa palsu. Waktu di Tianjin, harganya sekitar 60 yuan atau Rp 75 ribu. Di Indonesia, harga di tokopedia sekitar Rp 250 ribu. Berapa harganya di Yiwu? Hanya 30 yuan atau Rp 37.500 per buah. Itu belum ditawar. Tapi, kita memang tak boleh beli satu atau dua. Kata sang penjaga toko, minimum order 200 buah.

Ada juga beberapa toko yang berjualan barang satuan, mungkin sampel yang sudah tak lagi dibutuhkan. Harganya cukup murah, ada satu kotak tas dijual hanya 20 yuan (Rp 25 ribu) per buah. Tas-tas itu, ketika sampai di Indonesia, harganya pasti di atas Rp 150 ribuan.

Blok G ini mungkin cocok juga untuk pasangan. Yang wanita nyangkut di bawah melihat tas, yang pria bisa ke lantai atas untuk melihat-lihat alat-alat komunikasi, jam dinding, jam tangan, dan berbagai perangkat elektronik. Tahu jam tangan harga Rp 50 ribuan yang kita lihat di mall-mall Indonesia? Mungkin dipesannya dari lantai dua Blok G pusat grosir Yiwu ini.

Harga barang di pusat-pusat perbelanjaan “standar” Tiongkok sudah bisa membuat kita geleng-geleng kepala. Bagi kita yang pedagang, harga “standar” sudah cukup untuk memberi untung besar ketika dijual lagi di Indonesia.

Kalau melihat harga di The China Yiwu International Trade City, kita mungkin bakal geleng-geleng sampai kepala berputar 360 derajat. Di Indonesia, sebuah kelereng biasa ukuran kecil mungkin dijual Rp 100 per buah. Di Yiwu? Satu kantong isi seratus biji hanya 84 sen, tak sampai 1 yuan. Berarti, seratus biji kelereng hanya sekitar Rp 1.000.

Di toko yang menyediakan berbagai merchandise olahraga. Mereka menjual gantungan kunci, syal, handband, handuk, bantal, boneka, dan berbagai barang dengan logo tim-tim sepak bola internasional.

Termasuk di antaranya miniatur pemain-pemain top seperti David Beckham. Salah satu produk yang paling diminati yaitu miniatur Beckham itu. Tingginya sekitar 15 cm, dengan ukuran kepala lebih besar dari badan. Kepalanya bisa goyang-goyang (bobbing head).

Kalau di Indonesia atau di toko-toko resmi, miniatur itu dijual di atas Rp 100 ribu. Bahkan mungkin sampai Rp 200 ribu. Tahu berapa harganya kalau pesan di sana? Hanya 6,8 yuan atau Rp 9.100. Mau pesan boneka bentuk diri sendiri atau tokoh karangan sendiri juga bisa. Syaratnya, harus pesan minimal 5.000 buah.

Ada pula toko yang menjual barang-barang novelty. Yaitu, barang-barang unik yang dijual untuk dikoleksi. Contohnya, aneka ragam replika perisai Inggris. Miniatur tokoh film Predator dan Transformer dari besi-besian, replika full size helm dan baju besi Inggris, dan sebagainya.

Barang-barang tersebut biasanya dijual di negara-negara Barat, di berbagai gift shop. Karena memang bukan barang massal, kita tak perlu beli dalam jumlah ratusan. Bahkan, boleh beli hanya satu set saja. Perisai Inggris yang cantik dipajang di dinding rumah, harganya cukup mahal, mencapai 2.800 yuan atau Rp 3,5 juta.

Kalau dijual di Amerika, di website ebay misalnya, harganya mencapai lebih dari Rp 10 juta per set. Ingin memajang replika baju besi Inggris? Harganya 7.500 yuan atau Rp 9,375 juta. Lumayan sangar, tingginya sampai 2 meter.

Soal barang-barang unik, banyak berada di bangunan pertama, atau bangunan lama Trade City. Blok A sampai E itu terkesan lebih sederhana. Kalau di Surabaya, seperti masuk Pasar Turi.

Tentu saja dengan jalan-jalan yang lebih lebar, suasana yang lebih bersih. Blok A sampai E itu berisi berbagai macam aksesori. Mulai untuk rambut, pakaian, dan lain-lain. Kancing, ritsluiting, pita rambut, atau jepit rambut, semua ada di sana.

Kumpulan blok tersebut mungkin juga merupakan toko mainan terbesar di dunia. Ada blok khusus mainan elektronik, ada blok khusus boneka, mainan plastik, bahkan ada toko khusus yang hanya menjual KARET GELANG. Jangan bayangkan karet gelang hias untuk rambut, tapi karet yang dipakai buat bungkus nasi warung-warung.

Di dalamnya, ada sejumlah toko yang menjual khusus berbagai bentuk Sinterklas. Ada yang ukuran manusia normal dan bisa bergoyang, boneka-boneka kecil. Ada pula toko yang menjual khusus topeng seram untuk kebutuhan Halloween.

Kalau bawa anak kecil ke Blok A pusat grosir Yiwu, hati-hati. Ada begitu banyak toko mainan di situ, anak Anda mungkin terus merengek tak mau pulang selama sebulan!
Baca Juga : Panduan Import Barang China, Cara Mudah Kulakan Murah

Peluang Bisnis Jaket Distro

Jaket distro banyak disukai kalangan anak muda. Desain yang menarik dengan corak warna yang atraktif dan fashionable membuatnya bisa dipakai kapan saja. Jaket ini menjadi tren ketika figur publik, misalnya penyanyi atau personel band mengenakannya. Anak muda pun cukup tanggap dengan pergeseran fashion dan jaket distro.

Sebenarnya jaket distro berasal dari anak muda yang ingin keluar dari alur main distribution, seperti di gerai-gerai besar di mall. Mereka ingin karya-karyanya yang dibuat dengan segala idealisme mereka dijual sendiri secara self distribution, dengan memanfaatkan pertemanan atau kerja sama dengan sistem konsinyasi dengan teman yang memiliki toko baju. Toko yang menjual baju-baju hasil karya sendiri ini lebih tenar dinamai distro store.


Peluang Bisnis Jaket Distro

Fenomena baju distro dan bisnisnya juga menjadi indikasi positif bagi pertumbuhan bisnis mikro di Indonesia. Apalagi sebagian besar yang menjalankan usaha produksi ini lebih banyak didominasi anak muda. Idealisme disalurkan dalam karya fashion yang memilik nilai ekonomis tinggi.

Usaha bidang fashion seperti ini adalah bisnis abadi. Sebab, bisnis ini didasari oleh kebutuhan utama manusia, yakni sandang. Pada prinsipnya usaha yang berdasarkan pada kebutuhan utama pastinya kalau dijalankan secara sungguh-sungguh akan menghasilkan manfaat yang luar biasa.

Pangsa pasar utama jaket distro adalah anak muda, dengan alasan kuat bahwa anak muda memiliki selera fashion yang bagus dan pasar yang mudah digarap karena mereka memiliki daya beli yang kuat. Anak muda menjadi pelanggan fashion yang loyal. Jika ada fashion yang sedang ngetren pasti cepat ditirunya.

Ketika ada tren jaket distro di kalangan anak muda, di situlah peluang bisnis bisa digarap secara maksimal. Malah sekarang ini tren fashion di kalangan pecinta distro diciptakan sesuai dengan keinginian pemilik garmen dengan desain sendiri. Cara ini sah-sah saja dilakukan untuk menciptakan trend setter seperti jaket distro.
Baca Juga : Pasar Andir, Pusat Grosir Baju Pedagang Online

Desain Sendiri Jaket Distro

Jaket distro merupakan sebuah karya fashion yang diciptakan secara mandiri tanpa ada campur tangan dari pemodal besar dan tidak mengikuti mainstream trend yang ada. Berbeda dengan jaket umumnya yang dijual di departement store dan toko baju. Desain karakter jaket distro lebih atraktif dalam corak. Ketika membuat sebuah jaket, materialnya pun bermacam-macam dan dipadukan agar menghasilkan desain baru yang berbeda dengan yang lain.

Produsen clothing indie rata-rata memiliki divisi desain sendiri. Divisi ini bertugas mendesain baju-baju dan jaket secara eksklusif yang diproduksi secara terbatas alias limited edition. Itulah salah satu karakter produk distro termasuk jaket, yakni desain eksklusif dan produksinya yang terbatas sehingga ketika konsumen membelinya hampir tak ada yang mengembarinya.

Proses desain jaket distro tak sembarangan, harus melewati tahap study literature. Tim desainer harus membaca majalah fashion dan mencari material yang cocok untuk desain jaketnya. Mereka serius mencari desain baju yang cocok untuk konsumsi anak muda yang notabene ada pangsa pasarnya.

Di tahap ini tim desainer dituntut kreativitasnya untuk mencari kreasi baru yang segar dan disukai anak muda tentunya. Setiap tiga bulan sekali baju-baju model baru 'dilempar' ke konsumen, tujuannya untuk menarik perhatian pasar dan memancing pelanggan untuk belanja.

Bagaimana dengan produk lama? Produk lama 'dibuang' ke keranjang diskon atau dimasukkan ke dalam program pekan clearance sale atau pekan obral. Semua ada penggemarnya masing-masing. Itulah salah satu trik menjaga pasar agar tetap loyal memakai produk sebuah merek baju distro termasuk juga jaketnya.
Baca Juga : Pasar Grosir Bandung Yang Wajib Anda Kunjungi

Mencari Rekanan Kerja

Dalam bisnis, aksi meniru itu halal hukumnya asalkan yang ditiru bukan produknya, melainkan sistemnya. Bagi Anda yang masih dalam taraf pemula menjalankan bisnis distro, dan ingin memproduksi sendiri jaket distronya, mudah saja. Tirulah produsen baju dari major label yang dalam proses produksinya mereka tidak memiliki divisi garmen sendiri, urusan produksi diserahkan kepada perusahaan lain atau istilahnya outsourching.

Jadi, pemilik major label hanya menyerahkan desain baju dengan spesifikasi bahan serta ukuran dan jumlah ordernya saja kepada perusahaan garmen lainnya. Major label tidak mau pusing-pusing mendirikan pabrik garmen besar dan sibuk menggaji ribuan buruh pabrik.

Anda pun bisa meniru konsep major label untuk mengaplikasikan desain jaket distro Anda. Caranya, carilah penjahit spesialis jaket yang mau menerima pesanan dari luar. Jika Anda merasa cocok, coba pesan dengan desain jaket versi distro yang sudah Anda buat sendiri.

Konsep produksi secara outsourching merupakan cara yang paling mudah dilakukan bagi mereka yang baru menjalankan bisnisnya dengan modal yang sedikit. Namun, ketika usaha distro Anda sudah maju dan mampu menggaji pegawai lebih banyak lagi, sebaiknya And membuka lapangan kerja baru untuk mengisi divisi produksi.

Untuk mendapatkan tim produksi yang andal, carilah orang-orang yang memiliki keterampilan khusus menjahit jaket, bisa menyablon, dan melakukan pengemasan atau pengepakan. Keuntungan memiliki divisi produksi garmen sendiri, antara lain adalah kualitas produk bisa dikontrol. Selain itu, problem produksi pun bisa langsung diketahui dan segara dicari solusinya.
Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Distro Untuk Pemula Dengan Modal Kecil

Membuat Jaringan Distribusi

Tahapan pascaproduksi adalah distribusi produk ke retailer. Semua pebisnis impiannya sama, yakni produknya laku dan dikenal banyak orang. Salah satu cara memperkenalkan produknya adalah memperluas jaringan distribusi kepada retailer.

Konsep distro adalah memproduksi dan menjual ke toko-toko independen atau komunitas secara eksklusif. Demikian juga produsen baju distro lebih menyukai mendistribusikannya dengan memanfaatkan akses pertemanan.

Cara mudah mendistribusikan produk distro adalah dengan menitipkannya di toko-toko secara menyebar. Bahkan, ada produsen baju distro justru tak memiliki official store sendiri. Mereka membangun jaringan distributornya sendiri dengan kesepakatan harga kulakan dengan harga jual yang sudah ditentukan.

Menjadi Sponsor Berbagai Acara

Salah satu cara mempromosikan sebuah label fashion adalah berpartisipasi aktif mengikut acara-acara yang disukai calon konsumen, misalnya mendukung acara konser musik, surf tournament, skateboard, dan lain sebagainya. Pokoknya, olah raga ekstrem pasti peminatnya anak muda semua.

Selain itu, berpromosi juga dapat dilakukan secara aktif dengan menjadi sponsor bagi atlet atau artis. Bentuk sponsorshipnya adalah membiaya kegiatan mereka dengan imbal baliknya sang mereka harus memakai produk dari Anda dalam setiap kegiatan mereka.

Produk yang sukses biasanya ditunjang oleh tingkat promosinya. Prinsip promosi adalah saling memengaruhi. Oleh karena itu, carilah orang berpengaruh terhadap orang banyak. Itulah mengapa figur publik, seperti atlet olah raga ekstrem, artis, dan musisi banyak didekati oleh berbagai produsen. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan pengaruh mereka guna membantu memperkenalkan produk milik produsen.

Banyak sekali artis maupun atlet olah raga ekstrem yang menjalin kontrak sponsorship dengan produsen baju berskala internasional. Anda pun bisa melakukan hal demikian semata-mata untuk iklan. Sebab, iklan merupakan investasi jangka panjang.

Manfaat iklan memang tak dirasakaan seketika. Iklan yang gencar manfaatnya dapat dirasakan di kemudian hari. Jadi, jangan pelit menyisihkan anggaran keuangan perusahaan untuk kegiatan promosi, baik itu dalam bentuk menjual produk maupun sponsorship.

Direct Selling vs Penjualan Online

Direct selling atau penjualan langsung merupakan cara konvensional yang banyak dipakai oleh cloth store. Kelebihannya adalah konsumen dan penjual bertemu langsung dan saling berinteraksi. Kemauan konsumen bisa langsung diketahui oleh produsen. Omzet penjualan produk pun bisa diusahakan sesuai dengan target.

Ada alternatif marketing yang bisa dicoba untuk menjual produk, yakni penjualan secara online. Cara ini bermanfaat membuat pasar baru melalui dunia maya. Kelebihan penjualan online adalah pasarnya tak terbatas, dan bujet promosinya pun relatif terjangkau. Anda tinggal membuat situs shopping chart dan menjalankannya sendiri.

Kelebihan shopping cart adalah konsumen tak usah repot-repot datang ke distro. Mereka tinggal membuka web komersial milik Anda dan memilih produk yang disukai, pembayaran secara transfer dapat dilakukan setelah diverifikasi. Selanjutnya tugas Anda adalah mengirim barang pesanan ke alamat yang tertera pada blangko online Anda.

Bisnis Toko Kecantikan Online Semakin Menggiurkan

Dengan adanya internet, keinginan orang membuka lapak untuk menjajakan dagangan bisa terfasilitasi dengan mudah. Tidak hanya menawarkan produk-produk semacam elektronik, sepatu, produk pakaian, tas, kini produk kecantikan semacam bulu mata dan pensil alis pun dengan mudah bisa di jual online.

Penjual bulu mata atau pensil alis pun makin leluasa dengan memajang dagangan di media online. Sebab dengan media online, promosi menjadi lebih mudah.


Penjual cukup membuat tutorial cara pemakaian kepada si pembeli. Pembeli dengan sendirinya akan mengerti kegunaan dan pemakaiannya.

Si pembeli bisa melihat langsung cara cara pemakaian produk melalui video atau gambar tutorial tersebut. Bila tak jadi beli, dia tak akan merasa malu. Namun, bila tertarik ia bisa langsung mengontak si penjual.

Tren-tren makeup dan berias diri memang makin intens dua tahun terakhir. Mulai tren menghias kuku, membentuk alis, sampai pamer bibir seksi nan padat dengan matte lipstick.

Tren itu makin terbentuk dengan ramainya toko-toko kosmetik online yang menyajikan beragam tutorial merias diri. Alhasil, mereka yang ingin belajar mekap bisa belajar dari tutorial ini.

Seperti salah satu pemilik toko online kosmetik online, yang awalnya hanya sekedar iseng saja. Awalnya dia hanya memajang foto koleksi make up pribadinya di instagram. Tak disangka, produk kecantikan yang dia gunakan mendapat respon dari rekan-rekannya. Banyak dari mereka yang tertarik untuk memiliki.
Baca Juga : Modal Awal Rp 500 Ribu, Kini Laba Bersih Rp 8 Juta per Bulan Dari Bisnis Kosmetik Online
Dan saat ini dia mampu menjual 520 item sampai 2.600 item produk kecantikan per bulan. Harga produk kecantikan yang ditawarkan mulai Rp 50.000 per item sampai Rp 700.000 per item.

Berbisnis lewat online itu jauh lebih menyenangkan ketimbang kita duduk di toko. Kita tidak harus serta merta berinteraksi secara tatap muka dengan konsumen. Biaya dan tenaga yang dikeluarkan juga tidak banyak.

Karena alasan itulah, sekalipun omzet sudah besar, dia enggan membuka toko konvensional. Menurutnya, membuka toko offline membutuhkan investasi yang nilainya jauh lebih besar. Penjualan dirasa akan sulit karena belum tentu semua konsumen bisa menjangkau toko offline.
Baca Juga : Tempat Kulakan Kosmetik Murah di Jakarta
Selain itu, penjual yang menggunakan toko konvensional harus memikirkan display barang. Sementara toko online, sudah tentu hanya membutuhkan keahlian membuat foto yang menarik untuk dipajang di sosmed. Sekalipun baru dua tahun berbisnis dan melalui akun Instagram saja, saat ini dia sudah mampu menjual 450 item sampai 600 item produk perawatan tubuh. Lumayan, kan?

Siapa mau mengikuti jejak mereka?

Kisah Inspiratif Jualan di Toko Online

Memulai bisnis tidak dibatas usia dan tempat, seperti yang dilakukan Dedy Indrawan (34) dalam memulai bisnis sprei dan bed cover. Ia dan sang istri memulai bisnis secara online sejak tahun 2009. Pada awalnya ia bekerja sebagai seorang staf pemasaran di sebuah bank swasta. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia juga bekerja sebaga tukang ojek di malam hari.


Sayangnya, usaha ini tak bertahan lama, hingga akhirnya ia mencoba peruntungan lain. Ia pun memulai usaha door to door untuk menawarkan produk asuransi. Tapi, usaha ini tak kinjung berhasil untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Toh, dia pantang menyerah, karena memiliki prinsip bahwa perubahan haruslah dimulai dari diri sendiri dan sedini mungkin. Lalu, ayah dua anak ini akhirnya memutuskan untuk berjualan sprei dan bed cover secara online. Dia tidak tega membiarkan istri dan dua anaknya tinggal di sebuah kontrakan kecil semumur hidup.

Kekurangan modal, tak membuatnya berputus asa dalam memulai usaha, ia pun meminjam uang kepada seorang kerabat. Menurutnya, berbisnis melalui internet tidak membutuhkan modal yang besar namun bila dikelola dengan baik akan bisa memberikan hasil yang maksimal.

Kini, pria yang mengelola toko online Sprei dan Bedcover ini, telah memetik hasil dari perjuangannya. Sebuah rumah, tiga buah mobil, dan empat sepeda motor kini telah dimilikinya.

Selain Dedy, ada juga Rahajeng Dyah Savitri, mahaisiwa yang telah berhasil dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Wanita berusia 21 tahun ini mengawali bisnis organizer dari hobinya, di mana dia memiliki ketertarikan terhadap bidang kerajinan tangan organizer.

Menjadi seorang mahasiswi, tak menghalanginya dalam berbisnis, ia justru bersemangat dalam memasarkan produknya melalui toko online. Ia menjual produknya melalui online open market place Tokopedia. Wanita yang biasa dipanggil Ajeng ini pun sudah berhasil menggaet beberapa perusahaan besar untuk menjadi pelanggan tetapnya.
Baca Juga : Wanita Ini Punya Omzet Rp 400 Juta/Bulan Jualan Busana Muslim
Ia juga tidak ingin menikmati kesuksesannya sendiri. Kini, dia aktif dalam mengadakan kegiatan sosial bagi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pembagian sembako dan senam bersama ibu-ibu di sekitar rumahnya.

Kedua pebisnis tersebut adalah contoh bagaimana mereka bisa memulai bisnis dari toko online. Jika mereka bisa, Anda PASTI BISA !!

Grosir Sajadah, Tangkap Peluang Bisnis Jelang Ramadhan

Tahukah Anda jika Grosir sajadah erat kaitannya dengan kewajiban utama umat islam? Sebagai umat muslim, shalat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun. Sehat atau pun sakit, bahkan dalam perjalanan sekali pun shalat mestilah dilakukan. Sebuah kewajiban yang mestinya menjadi kebutuhan. Dalam menunaikan shalat, syarat-syaratnya pun mesti terpenuhi agar shalat kita menjadi syah.

Sajadah digunakan sebagai alas bagi seorang muslim saat melaksanakan shalat. Sajadah digunakan untuk menhindari kontak langsung anggota tubuh yang telah disucikan air wudlu dengan lantai yang kotor. Selain itu, sajadah pun berfungsi untuk lebih membuat shalat kita khusuk.


Gambar mesjid atau kabah membuat kita konsentrasi hanya kepada Allah Swt. semata. Juga dalam keadaan lantai yang dingin sajadah bisa berfungsi sebagai alas agar konsentrasi kita tidak terpecah dengan cuaca yang dingin saat melaksanakan shalat.

Jika dahulu kita hanya menemukan sajadah dengan bahan tebal dan ukurannya yang panjang, maka saat ini kita akan menemukan banyak sekali variasi sejadah. Sajadah dengan bahan tipis sehingga memudahkan kita untuk melipatnya dan memasukkannya ke dalam tas menjadikannya tidak memakan banyak ruang di dalam tas. Atau sajadah kecil yang hanya cukup untuk mengalasi bagian wajah saat sujud, juga cukup praktis untuk dibawa dalam aktivitas seharian.

Aneka Pilihan dan Harga di Grosir Sajadah

Grosir sajadah menyediakan semuanya, menyediakan berbagai variasi sajadah. Mulai dari sajadah panjang dan tebal, sajadah tipis, dan sajadah kecil untuk mengalasi wajah. Seperti halnya grosir sajadah di Pasar Baru Bandung yang menjual beragam jenis sajadah. Sajadah dengan motif polos pun ada, bahkan sajadah impor pun bisa kita jumpai di grosir sajadah ini.

Sajadah impor kebanyakan berasal dari Turki dan harganya memang lebih mahal dibanding harga sajadah yang diproduksi di dalam negeri. Untuk sajadah kecil seukuran wajah harganya mulai dari Rp 3.500 sampai Rp 15.000. Sementara sajadah tipis harganya mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 20.000. Harga sejadah tebal dan panjang memang lebih mahal dibanding sajadah lainnya. Harganya mulai dari Rp 35.000,00 sampai Rp 100.000.

Harga mahal sekali pun semestinya tidaklah menjadi masalah. Toh, sajadah digunakan tiap hari dengan intensitas yang sering dan digunakan untuk berkomunikasi dengan Tuhan sebagai pencipta kita. Tentulah kita tidak baik bersikap lebih memprioritaskan pertemuan dengan makhluk-Nya ketimbang pertemuan dengan-Nya yang telah memberikan kita hidup dan nikmat dalam kehidupan. Sajadah, bisa menjadi jembatan yang baik antara kita dan Tuhan dalam tiap shalat kita.

Mendapatkan sajadah murah melalui internet juga sangat mudah. Grosir sajadah banyak kita temukan di berbagai website atau iklan di internet. Cara yang satu ini, jangan sampai ditinggalkan untuk memenuhi kebutuhan ibadah maupun untuk menjajal peluang bisnisnya. Grosir sajadah yang menjual produk sajadah secara online cukup bersaing, sehingga bila kita telaten browsing di goole bisa dapat harga yang paling baik.
Baca Juga : Kumpulan Alamat dan Nomer Telepon Produsen, Distributor, Grosir Sajadah dan Sarung

Ide Sukses Untuk Usaha Grosir Sajadah

Untuk Anda yang sudah setengah matang dengan rencana bisnis sajadah, tips bisnis sajadah berikut ini bisa menginspirasi rencana Anda agar lebih mantap. Baik untuk jualan eceran maupun grosir sajadah, ide-ide berikut patut untuk dipertimbangkan.
  • Memanfaatkan momen bulan puasa dan lebaran untuk memulai usaha grosir sajadah, agar sekali start langsung bisa digenjot. Awal yang baik akan menentukan akhirnya, kalau tidak kehilangan momen pasti kecepatan laju bisnis baru Anda akan meroket dengan mulus.
  • Bila Anda sudah punya toko, gak ada salah memanfaatkan momen tadi dengan menambahkan dagangan sajadah di toko Anda. Tulis saja “sedia sajadah “, walalupun toko Anda bukantoko busana. Siapapun yang datang ke toko, juga perlu sajadah untuk ibadah di bulan puasa dan sholat idul fitri. Apa lagi kalau toko pakaian, malah pas banget.
  • Hal lain yang bisa dimanfaatkan dengan baik untuk melancarkan usaha grosir sajadah Anda adalah dengan memanfaatkan musim haji. Banyak kebutuhan oleh-oleh yang bisa diseting berupa sajadah yang bisa Anda sediakan. Kerjasama dengan beberapa pihakterkait yang memungkinkan akan hal itu, maka pembeian partai besar bisa terjadi.
  • Manfaatkan jam’iyah tahlil dan yasin yang ada di masyarakat. Menjual dengan sedikit embel-embel bonus, dapat menarik mereka secara kelompok. Ini bisa melejitkan grosir sajadah Anda kalau dikelola dengan baik. Kelompok pengajian rutin adalah potensi pa sar yang belum disentuh secara khusus.
  • Untuk membidik masyarakat bawah, cara yang tepat dengan sistem arisan. Arisan sajadah kayaknya belum banyak, padahal setiap perkumpulan pengajian mereka selalu datang dengan membawa uang iuran.
  • Manfaatkan juga para pembuat parcel lebaran untuk maemperbesar omzet grosir sajadah Anda.

Cara Membuat Toko Grosir Snack

Poin pertama sebelum membuka toko grosir snack adalah ketersediaan suatu produk untuk dijual. Kedua adalah kualitas barang yang bisa dijamin kualitasnya dan bukan barang yang mendekati tanggal kadaluarsa. Tentu akan terlihat bodoh dan dicaci jika Anda menjual barang tersebut, bukan?

Untuk modal sepertinya Anda bisa mencarinya sendiri, entah itu pinjaman, ngutang, atau ngebon, kami tidak akan membahas perbedaan itu semua, karena itu bukan tujuan blog grosir kulakan posting.


Tempat yang besar dan strategis memang dibutuhkan jika toko Anda sudah ramai dengan pelanggan. Tapi jika tempat Anda kecil dengan lokasi strategis, Anda bisa bertahan dengan itu semua, besar kecilnya sebuah tempat grosir bukan menjadi jaminan ramai tidaknya pelanggan yang datang. Karena jika toko Anda ramai, Anda bisa menyewa gedung untuk dijadikan gudang.

Yang jadi focus pelanggan biasanya adalah harga murah dengan barang yang lengkap, karena mustahil juga anda membangun grosir snack tanpa kelengkapan barang, kecuali Anda disewa oleh sebuah perusahaan dan produknya hanya dari perusahaan tersebut. Itu namanya distributor, bukan grosir.

Biasanya saat toko Anda buka banyak sales dari berbagai produk menawarkan barang dagangannya, ini diasumsikan toko Anda berada di pinggir jalan besar. Anda bisa memilih barang yang sekiranya cocok bagi Anda untuk cepat laku, dan jika Anda kurang paham akan akan hal itu, Anda bisa menanyakan hal tersebut pada salesman tersebut.

Jika dia jujur dia akan memberitahukan hal itu semua, tapi jika dia bohong, Anda bisa mencari jalan tengahnya dengan melakukan "investigasi" pada toko grosir snack lainnya dan luangkan waktu sejenak, barang apa saja yang dibawa keluar dari grosir snack tersebut oleh pelanggan. Dan Anda pun bisa menebak barang apa yang cepat laku.
Baca Juga : Kumpulan Alamat Grosir Distributor dan Produsen Snack
Saat Anda ditawari barang, pastikan Anda mendapatkan keleluasaan pembayaran, alias kredit. Umumnya kredit snack berlaku sampai 2 minggu, hingga hari H Anda bisa menjual tanpa takut untuk ditagih, jika jatuh tempo. Andapun bisa membayarnya dengan uang cash, jika barang sedikit, ataupun giro jika Anda mempunyainya.

Tanyakan juga sebelum membeli barang tersebut, apakah si salesman juga melayani retur? Apakah ada potongan dalam retur tersebut dan bagaimana cara meretur barang tersebut, dengan begitu Anda akan terselamatkan dikemudian hari jika barang yang dibeli tidak laku dan mendekati kadaluarsa.

10 Tips Belanja di Trade Mall Blok B Tanah Abang

Trade Mall Blok B Tanah Abang salah satu blok paling ramai di pusat perdagangan grosir pakaian Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dihuni lebih dari 4.000 pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) dan dikunjungi 60.000 – 200.000 orang per hari.

Berikut ini 10 tips berbelanja pakaian di Trade Mall Blok B Tanah Abang, agar bisa nyaman, tidak mudah tersesat dan efektif berbelanja sesuai tujuan.


10 Tips Belanja di Trade Mall Blok B Tanah Abang

1. Pilih waktu belanja yang tepat. Trade Mall Blok B Tanah Abang sangat ramai di libur akhir pekan. Selain itu, sekitar 1 – 2 bulan sebelum Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri, ribuan pedagang dari daerah-daerah datang kesini untuk berbelanja, sehingga sangat ramai. Hari kerja (Senin – Jumat), dan pagi (pukul 08.00 – 12.00) adalah waktu yang relatif belum ramai.

2. Buatlah daftar barang yang hendak dibeli sebelum datang. Ini agar Anda tidak mudah tergiur. Ada ribuan pilihan barang bagus dan murah yang dipajang disini, sehingga seringkali membuat pembeli jadi kehilangan fokus. Berencana membeli barang A, ehh malah beli B yang nampak juga menarik. Susun prioritas dalam daftar belanjaan.

3. Ingat, ini adalah pusat perdagangan grosir. Pembelian dalam jumlah besar akan mendapatkan harga yang semakin murah. Bahkan, bisa lebih 50% dari harga pasar. Pembelian eceran, juga dilayani. Namun, biasanya harganya lebih mahal daripada harga grosir. Banyak barang yang dijual minimal 3 buah. Jadi kalau beli satu sekitar Rp 35 ribu, maka beli 3 pasang sekaligus harganya menjadi Rp 100 ribu. Pembelian biasanya juga bisa setelah lusin (6 buah), atau satu kodi (berisi 20 satuan barang)

4. Bawa uang tunai. Sebagian besar pedagang di Blok B adalah pedagang tradisional yang lebih suka pembayaran dengan cash daripada dengan transfer bank, atau melalui kartu kredit. Di dalam trade mall tersedia banyak ATM dari berbagai bank.

5. Jangan lupa menawar. Para pedagang di Blok B sudah terbiasa dengan transaksi yang sebelumnya dimulai dari tawar-menawar barang. Tetapi yang sopan ya, jangan menawar barang terlalu kecil. Dan iIngat selalu, kualitas barang juga sangat ditentukan dari harga. Meski harga bukan penentu utama. Pastikan bahwa budget belanjamu telah sesuai dengan rencana.

6. Pakai pakaian yang nyaman selama belanja, sebaiknya memakai sepatu olahraga. Sebaiknya jangan membawa anak kecil, karena akan merepotkan.

7. Manfaatkan jasa ekspedisi Ada banyak perusahaan ekspedisi menawarkan jasa di lantai atas dan lantai basement TM Blok B Tanah Abang. untuk membawa dan mengirimkan hasil belanjaan ke daerah asal. Lebih murah dan lebih praktis.

8. Jalinlah kontak yang baik dengan pedagang grosir. Hal ini akan berguna jika barang yang dibeli kurang sesuai, bisa ditukarkan lagi. Atau, pembelian ke tahap selanjutnya bisa dilakukan melalui pemesanan dari jauh, karena sudah ada kepercayaan dan networking. Ingat, TM Blok B di Pasar Tanah Abang bisa bertahun hingga ratusan tahun, karena adanya ikatan yang kuat antara pedagang dengan pembeli menjadi langganan tetap.

9. Trade Mall Blok B Tanah Abang dapat ditempuh dari berbagai penjuru di Jakarta. Tersedia sarana transportasi umum yang mudah dan murah menuju Tanah Abang. Datang dengan kendaraan umum lebih praktis dan mudah daripada membawa kendaraan sendiri yang sangat beresiko terjebak dalam kemacetan yang parah di sekitar pasar.

10. Meski secara umum aman dan jauh dari aksi kriminal. Sebaiknya tetap hati-hati dari kemungkinan pencopetan. Lindungi barangmu dengan baik selama berbelanja di sini.

Cara Menyusun Proposal Kredit Beserta Contohnya

Banyak kalangan pelaku usaha ingin mengajukan pinjaman ke bank tapi bingung bagaimana  membuat proposal kredit yang bankable? Atau mungkin Anda sering membuat proposal, tetapi masih ragu apakah proposal yang disusun sudah visible dan bankable?

Kemampuan untuk menyusun proposal kredit akan memberi banyak manfaat dalam usaha Anda. Karena pihak lain tidak mungkin langsung menerima permohonan pinjaman Anda tanpa mempelajari proposal Anda.

Proposal merupakan komplemen dalam mengajukan kredit ke bank. Proposal juga urgen untuk menarik perhatian pihak bank, karena proposal mendeskripsikan usaha Anda viable prospektif atau tidak.

Keuntungan yang akan Anda peroleh jika Anda mampu menyusun proposal adalah, kreditur akan memprioritaskan pinjaman Anda dan Anda memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar.


Cara Menyusun Proposal Kredit

Berikut ini adalah susunan dari suatu Proposal:

COVER

Halaman pertama yang memuat nama usaha/koperasi (di atas / tengah halaman), tempat usaha, bulan dan tahun pembuatan proposal (biasanya di bawah).

HALAMAN KEDUA

Memuat profil singkat usaha dan identitas pemilik :
a. Nama, alamat dan telepon perusahaan
b. Nama pengurus, karyawan, dan manajer
c. Lokasi usaha

RINGKASAN PROPOSAL

Isi proposal sebaiknya diringkas dalam bentuk ringkasan proposal yang memuat :
a. Profil singkat usaha dan identitas pemilik
b. Total kredit yang diminta
c. Jangka waktu pengembalian kredit
d. Grace period (tenggang waktu)
e. Alternatif jaminan beserta nilai taksirannya dan kapan usaha akan dimulai.
f. Klasifikasi dan kemandirian koperasi
g. Kapan rencana usaha/proyek akan dijalankan

ISI PROPOSAL

Pendahuluan
Pendahuluan dapat berisi latar belakang pendirian usaha, alasan mengenai perlunya investasi dan modal kerja, dan iklim usaha secara umum dan rencana usaha ke depan.

Tujuan Penggunaan Dana Pembiayaan dan Jumlah Yang Diperlukan
Disini Anda perlu menuliskan tujuan penggunaan dana pembiayaan dan jumlah dana pembiayaan yang diperlukan. Bagaimana Anda akan menggunakan dana tersebut secara spesifik dan jelas.

Informasi Pasar Mengenai Produk Spesifik
Menggunakan fakta yang ada, dalam bentuk angka- angka dan nama-nama,
misalnya:
• Apa saja produk dan jasa yang ditawarkan (yang telah dan akan dihasilkan).
• Siapakah para pembeli produk dan saingannya.
• Apakah ada perusahaan mempunyai spesialisasi pada satu atau dua macam produk, atau memang menawarkan berbagai macam produk untuk dipasarkan.
• Apa yang dilakukan oleh pemilik usaha dalam menjaga atau meningkatkan bagiannya dalam pasar (market share).
• Permintaan-penawaran, identifikasi berbagai indikator umum yang ada kaitannya dengan permintaan dan penawaran produk seperti data kependudukan, pendapatan per kapita suatu wilayah, pemasaran produk dan data lainnya yang berhubungan dengan permintaan penawaran.
• Analisa persaingan, diuraikan posisi dan upaya pesaing dalam memasarkan produk sejenis, terutama perbandingan dalam mutu, harga, dan pelayanan.
• Saluran distribusi, terangkan metode saluran distribusi pemasaran serta jelaskan kelebihan saluran distribusi pemasaran yang digunakan.
• Rencana pemasaran, mengenai produk apa yang akan dipasarkan di lokal, antar kota, propinsi, dan eksport.
• Perkembangan harga di tingkat lokal rata-rata 2-3 tahun terakhir.

Aspek Produksi
• Proses produksi dan teknologi
• Untuk usaha produksi, dijelaskan teknologi yang diterapkan, mesin dan peralatan serta spesifikasi harga, proses produksi secara singkat, bagan dan arus produksi.
• Untuk bidang perdagangan, ditulis proses pengadaan barang terjadinya transaksi hingga penyerahan barang.
• Kapasitas produksi, Untuk Jenis usaha produksi perlu dicantumkan kapasitas produksi dan rencana produksi per tahun.
• Lokasi Usaha, dengan membuat peta dalam bentuk gambaran tangan. Dijelaskan dimana lokasi usaha berada. Yang penting lokasi usaha tidak terkena larangan pemerintah.
• Lahan dan bangunan, Jelaskan rincian lahan/tanah dengan ukuran baku (hektar/m) apakah lahan tersebut merupakan hak milik, sewa atau bentuk kepemilikan lainnya. Jelaskan apakah ada bangunan yang
diperlukan untuk usaha.
• Bahan baku dan Bahan Pembantu, Mudah tidaknya pengadaan bahan baku dan bahan pembantu, termasuk sumber, ketersediaan pasokan, volume, mobilisasi bahan baku, sistem pembelian (tunai/kredit).

Aspek Sosial Ekonomi
• Terhadap Lapangan Kerja. Jelaskan apakah usaha tersebut mampu menyerap tenaga kerja, dan berapa jumlah tenaga kerja yang terserap oleh usaha.
• Keterkaitan Usaha. Jelaskan keterkaitan usaha dengan usaha besar, dengan usaha kecil menengah lain, dengan koperasi dan lainnya.
• Pendapatan. Penjelasan mengenai usaha Anda akan memberi peningkatan.

Sejarah Keuangan Usaha & Proyeksi keuangan
Laporan keuangan yang diserahkan sebaiknya lengkap dan tepat. Baik neraca, laporan rugi laba, dan sebagainya.

Daftar Jaminan yang mungkin diberikan
• Wujud jaminan
• Berupa barang yang dibiayai serta jaminan lain bila dipandang perlu Misalnya: tanah dan bangunan/mesin, tanah kosong, persediaan barang, dll.

Penutup
Harapan dan ucapan terimakasih pada pihak bank.

LAMPIRAN

Informasi tambahan lain yang mendukung dalam bentuk lampiran antara lain :
a. Fotokopi KTP, SIM
b. Rencana-rencana dalam blueprint
c. Gambar-gambar atau foto-foto
d. Fotocopy dokumen-dokumen resmi (legal documents) seperti: SIUP, TDP, NPWP, Akta.
e. Pendirian Usaha, Identitas Pengurus dan catatan-catatan penting
f. Data sensus dan data demografis.

Dalam pelaksanaannya, data-data di atas dapat ditambah/dikurangi disesuaikan dengan jenis usaha. Pada substansinya, proposal yang komprehesif dan menarik sangat diperlukan untuk meyakinkan pihak perbankan untuk memberikan kredit.

Download Contoh Proposal Kredit & Business Plan

File dalam format word dan excel yang bisa Anda edit sesuai kebutuhan. Setiap folder terdiri dari proposal, analisa usaha, proyeksi & ringkasan.

- Proposal dan Business Plan Jual Beli Motor Second
- Proposal dan Business Plan Kios HP di Mall
- Proposal dan Business Plan Kios HP di Perumahan
- Proposal dan Business Plan Show Room Mobil Second
- Proposal dan Business Plan Toko AC, Kulkas & Dispenser
- Proposal dan Business Plan Toko ATK & Foto Copy
- Proposal dan Business Plan Toko Aksesoris & Audio Mobil
- Proposal dan Business Plan Toko Baju
- Proposal dan Business Plan Toko Baju Anak-anak
- Proposal dan Business Plan Toko Bangunan
- Proposal dan Business Plan Toko Batu Alam
- Proposal dan Business Plan Toko VD & DVD Komputer
- Proposal dan Business Plan Toko Elektronik
- Proposal dan Business Plan Toko Kertas
- Proposal dan Business Plan Toko Komputer
- Proposal dan Business Plan Toko Keramik, Granit & Marmer
- Proposal dan Business Plan Toko Mainan Anak-anak
- Proposal dan Business Plan Toko Meubel
- Proposal dan Business Plan Toko Obat
- Proposal dan Business Plan Toko Optik
- Proposal dan Business Plan Toko Pancing
- Proposal dan Business Plan Toko Perlengkapan Olah Raga
- Proposal dan Business Plan Toko Sepatu & Sandal
- Proposal dan Business Plan Toko Sepeda
- Proposal dan Business Plan Toko Sparepart Kendaraan
- Proposal dan Business Plan Toko TV, Audio & Video
- Proposal dan Business Plan Warung Sembako
- Proposal dan Business Plan Parfum Isi Ulang
- Proposal dan Business Plan Distributor Snack & Camilan
- Proposal dan Business Plan Aksesoris Sepeda Motor
- Dan sebagainya

Cara Cek Resi Pengiriman Ekspedisi Online Menggunakan Whatsapp

Jika Anda sering transaksi jual atau beli online pasti tidak asing dengan cara cek resi pengiriman. Apalagi jika Anda berjualan di marketplace atau ecommerce seperti tokopedia, bukalapak atau shopee, yang Anda diberi kesempatan untuk mengaktifkan beberapa jasa ekspedisi. Kadang kala, sebagai penjual kita ingin mengetahui sampai dimana posisi barang yang kita kirim ke pembeli.

Cek no resi yang Anda lakukan biasanya menggunakan aplikasi atau cek resi online melalui website ekspedisi. Kalau ada 5 pembeli dengan jasa ekpedisi berlainan misalnya JNE, J&T, TIKI, pos, wahana, maka kita akan kerepotan. Belum lagi untuk cek resi JNE di websitenya harus mengisi captcha atau angka acak, hal ini sangat menyebalkan.

Tapi sekarang Anda bisa menghapus aplikasi cek resi di HP, yang menghabiskan memori dan data Anda. Karena saat ini kita bisa cek resi ekspedisi dan tracking kiriman menggunakan whatsapp, hari gini siapa yang gak punya whatsapp..??

Cara Cek Resi Menggunakan Whatsapp


Untuk cek dan tracking barang kiriman Anda tinggal WA ke nomer 0878-8844-8096 dengan format : nama ekspedisi spasi nomer resi, nanti otomatis akan dijawab secara real time. Saat ini ekspedisi yang bisa di cek menggunakan whatsapp adalah :

  • Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
  • Pos Indonesia (POS)
  • Citra Van Titipan Kilat (TIKI)
  • Priority Cargo and Package (PCP)
  • RPX Holding (RPX)
  • Wahana Prestasi Logistik (WAHANA)
  • SiCepat Express (SICEPAT)
  • J&T Express (JNT)
  • Jet Express (JET)
  • First Logistics (FIRST)

Contoh Format :

Cek resi JNE
JNE <spasi> RESI
Contoh : JNE 1234567890

Cek Resi Pos
POS <spasi> RESI
Contoh : POS 1234567890

Cek Resi TIKI
TIKI <spasi> RESI
Contoh : TIKI 1234567890

Cek Resi PCP
PCP  <spasi> RESI
Contoh : PCP 1234567890

Cek Resi RPX
RPX  <spasi> RESI
Contoh : RPX 1234567890

Cek Resi Wahana
WAHANA  <spasi> RESI
Contoh : WAHANA 1234567890

Cek Resi SiCepat
SICEPAT  <spasi> RESI
Contoh : SICEPAT 1234567890

Cek Resi JNT
JNT  <spasi> RESI
Contoh : JNT 1234567890

Cek Resi JET
JET   <spasi> RESI
Contoh : JET 1234567890

Cek Resi FIRST
FIRST  <spasi> RESI
Contoh : FIRST 1234567890