Tampilkan postingan dengan label Kabar Toko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Toko. Tampilkan semua postingan

Pasar Kembang Cikini, Pusat Parcel di Jakarta

Memberikan parcel atau bingkisan kepada sanak keluarga, rekan kerja dan kerabat pada saat Lebaran atau natal, sudah menjadi tradisi di masyarakat kita.


Nah, jika anda berada di Jakarta dan berencana membeli parcel, datang saja ke Pasar Kembang Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Di pasar ini ada puluhan pedagang yang menjajakkan aneka ragam bentuk parcel.

Kisaran harga parcel, dibanderol mulai Rp 100 ribu hingga Rp 1 jutaan rupiah, tergantung jenis parcel itu sendiri. Selain makanan ada juga parcel yang isinya berupa barang.

Parcel yang umum dan murah meriah adalah parcel makanan dibuat berdasarkan tingkat ukuran besar atau kecil. Biasanya parcel jenis ini berisi antara lain snack baik dalam kardus maupun kalengan, seperti cokelat, sirup, selai, minuman bersodan, permen, dan jenis makanan ringan lainnya.

Ada juga parcel barang yang berisikan barang pecah, seperti toples kue, teko minuman, mangkuk, cangkir, sendok, garpu, dan lain-lain. Tentunya harga parcel barang harganya lebih mahal ketimbang parcel snack yang mencapai harga Rp 1 jutaan.
Baca Juga : Bisnis Parcel Paket Lebaran Yang Menggiurkan
Untuk parcel berbahan keramik, harganya bisa melebihi kisaran Rp 1 juta dan selalu menjadi incaran pihak perusahaan-perusahaan. Para pedagang parcel ini mulai membuka lapaknya seminggu sebelum bulan puasa. Mereka berjualan selama 24 jam di area Pasar Kembang Cikini.

Masa jualan pedagang musiman ini berakhir hingga dua hari sebelum lebaran. Para pedagang parcel biasanya menggantikan lapak dagangannya dengan karangan bunga.

Barang Grosir di Pasar Kliwon Kudus

Pasar Kliwon Kudus saat ini menjadi pusat perdagangan grosir di pulau Jawa bagian Timur, hal ini bisa dilihat para pembeli yang datang tidak hanya dari daerah Jawa Tengah saja, namun pedagang dari daerah Jawa Timur seperti Tuban, Gresik, Bojonegoro, sampai dari kota Malang banyak yang berbelanja di Pasar Kliwon ini.

Hal ini tidak mengherankan karena sejak dulu kota Kudus dikenal dengan para pedagangnya yang gigih dan ulet dalam memasarkan barang-barang sampai kemana-mana. Selain itu Sunan Kudus dalam sejarah penyebaran Islam di pulau Jawa dikenal juga sebagai ulama yang pandai berdagang, dan hal inilah menjadikan warga Kudus sampai sekarang terkenal sebagai pedagang-pedagang besar dengan menjual berbagai jenis barang.


Karena kelengkapan barang dan juga harga yang bersaing itulah saat ini Pasar Kliwon Kudus menjadi tempat kulakan berbagai jenis kebutuhan dari tekstil, pakaian jadi, sepatu, berbagai jenis aksesoris sampai dengan sembako semua ada di sana. Jika dibandingkan dengan Semarang barang-barang di pasar Kliwon ini jauh lebih beragam, sehingga pedagang dari Jawa Timur banyak yang datang setiap harinya untuk berbelanja di Pasar Kliwon ini.

Jika dihitung pedagang yang berjualan di pasar ini ada seribu lebih dari yang menempati los-los kecil sampai dengan kios-kios yang cukup besar dengan mempekerjakan pegawai mencapai puluhan orang. Keunikan dari Pasar dua lantai ini adalah penempatan pedagang yang merata, dalam setiap blok sehingga para pembeli yang mencari barang tidak akan kesulitan.
Baca Juga : Pasar Tegal Gubug Cirebon, Disini Belanja Grosir Baju Langsung Konveksi
Selain itu tempat parkirnyapun cukup luas sehingga para penjual seperti sales yang menawarkan barang atau pembeli yang mau belanja barang tidak kesulitan menempatkan kendaraan sebagai pengangkut barang. Untuk harganyapun menurut beberapa pembeli di Pasar Kliwon ini cukup murah jika dibandingkan di pasar-pasar lain.

Sehingga barang dari Pasar Kliwon Kudus ini jika dijual kembali didaerah lain masih mendapatkan keuntungan yang lumayan. Harga di pasar Kliwon ini cukup bersaing hal ini disebabkan sebelum masuk di pasar Klewer Solo barang dagangan sudah masuk pasar Kliwon duluan jadinya ya lebih murah.

Pedagang asli Jawa banyak yang membuka toko di luar pulau dan mengambil dagangan mainan dari Pasar Kliwon, setiap satu bulan sekali mereka kulakan mainan di Pasar Kliwon. Sekali belanja nilai belanjanya mencapai puluhan juta rupiah, dan barang mainan dimasukkan ke dalam kardus-kardus besar yang mencapai puluhan dan selanjutnya dibawa ke pelabuhan Semarang dan dikirimkan ke luar pulau Jawa seperti Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Irian jaya.

10 Tips Belanja di Trade Mall Blok B Tanah Abang

Trade Mall Blok B Tanah Abang salah satu blok paling ramai di pusat perdagangan grosir pakaian Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dihuni lebih dari 4.000 pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) dan dikunjungi 60.000 – 200.000 orang per hari.

Berikut ini 10 tips berbelanja pakaian di Trade Mall Blok B Tanah Abang, agar bisa nyaman, tidak mudah tersesat dan efektif berbelanja sesuai tujuan.


10 Tips Belanja di Trade Mall Blok B Tanah Abang

1. Pilih waktu belanja yang tepat. Trade Mall Blok B Tanah Abang sangat ramai di libur akhir pekan. Selain itu, sekitar 1 – 2 bulan sebelum Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri, ribuan pedagang dari daerah-daerah datang kesini untuk berbelanja, sehingga sangat ramai. Hari kerja (Senin – Jumat), dan pagi (pukul 08.00 – 12.00) adalah waktu yang relatif belum ramai.

2. Buatlah daftar barang yang hendak dibeli sebelum datang. Ini agar Anda tidak mudah tergiur. Ada ribuan pilihan barang bagus dan murah yang dipajang disini, sehingga seringkali membuat pembeli jadi kehilangan fokus. Berencana membeli barang A, ehh malah beli B yang nampak juga menarik. Susun prioritas dalam daftar belanjaan.

3. Ingat, ini adalah pusat perdagangan grosir. Pembelian dalam jumlah besar akan mendapatkan harga yang semakin murah. Bahkan, bisa lebih 50% dari harga pasar. Pembelian eceran, juga dilayani. Namun, biasanya harganya lebih mahal daripada harga grosir. Banyak barang yang dijual minimal 3 buah. Jadi kalau beli satu sekitar Rp 35 ribu, maka beli 3 pasang sekaligus harganya menjadi Rp 100 ribu. Pembelian biasanya juga bisa setelah lusin (6 buah), atau satu kodi (berisi 20 satuan barang)

4. Bawa uang tunai. Sebagian besar pedagang di Blok B adalah pedagang tradisional yang lebih suka pembayaran dengan cash daripada dengan transfer bank, atau melalui kartu kredit. Di dalam trade mall tersedia banyak ATM dari berbagai bank.

5. Jangan lupa menawar. Para pedagang di Blok B sudah terbiasa dengan transaksi yang sebelumnya dimulai dari tawar-menawar barang. Tetapi yang sopan ya, jangan menawar barang terlalu kecil. Dan iIngat selalu, kualitas barang juga sangat ditentukan dari harga. Meski harga bukan penentu utama. Pastikan bahwa budget belanjamu telah sesuai dengan rencana.

6. Pakai pakaian yang nyaman selama belanja, sebaiknya memakai sepatu olahraga. Sebaiknya jangan membawa anak kecil, karena akan merepotkan.

7. Manfaatkan jasa ekspedisi Ada banyak perusahaan ekspedisi menawarkan jasa di lantai atas dan lantai basement TM Blok B Tanah Abang. untuk membawa dan mengirimkan hasil belanjaan ke daerah asal. Lebih murah dan lebih praktis.

8. Jalinlah kontak yang baik dengan pedagang grosir. Hal ini akan berguna jika barang yang dibeli kurang sesuai, bisa ditukarkan lagi. Atau, pembelian ke tahap selanjutnya bisa dilakukan melalui pemesanan dari jauh, karena sudah ada kepercayaan dan networking. Ingat, TM Blok B di Pasar Tanah Abang bisa bertahun hingga ratusan tahun, karena adanya ikatan yang kuat antara pedagang dengan pembeli menjadi langganan tetap.

9. Trade Mall Blok B Tanah Abang dapat ditempuh dari berbagai penjuru di Jakarta. Tersedia sarana transportasi umum yang mudah dan murah menuju Tanah Abang. Datang dengan kendaraan umum lebih praktis dan mudah daripada membawa kendaraan sendiri yang sangat beresiko terjebak dalam kemacetan yang parah di sekitar pasar.

10. Meski secara umum aman dan jauh dari aksi kriminal. Sebaiknya tetap hati-hati dari kemungkinan pencopetan. Lindungi barangmu dengan baik selama berbelanja di sini.

20 Tempat Belanja Murah di Pulau Bali

Kali ini kita akan membahas tentang tempat-tempat belanja yang paling murah di Bali dari hasil rangkuman berbagai macam sumber yang tersedia. Siapa sih yang tidak tahu tempat berbelanja seperti pasar seni Kuta dan Sanur, Kuta Square, atau mungkin Discovery Shopping Mall atau Bali Mall Galeria?

Atau mungkin Joger dan Bog-Bog yang terkenal dengan produk kaosnya yang bertuliskan kata-kata lucu. Titiles Food Processor tempat oleh-oleh makanan Bali non halal, tapi tahukah anda di jalan Sumatra, Denpasar juga menjual oleh-oleh makanan dengan harga lebih murah? Atau toko-toko disepanjang Legian yang menjual barang-barang kerajinan khas Bali dengan harga yang cukup mahal?


Tapi anda beruntung karena pada artikel ini blog grosir kulakan tidak akan membahas tempat-tempat tersebut tapi lebih ketempat belanja murah seperti pasar tradisional yang letaknya mungkin agak sedikit jauh tapi tidak kalah menariknya.

Akhir-akhir ini di Bali juga berkembang trend “One Stop Shopping”, walaupun saya tidak akan membahas satu persatu tempat tersebut seperti Bali Hawaii, Bali Dewata atau Kampung Nusantara tapi kami akan menyelipkan beberapa tempat berbelanja lainnya yang serupa

Kesimpulan akhir dari artikel ini adalah, ternyata tips berbelanja murah di Bali intinya ada dua, pertama anda harus berani menawar hingga setengah bahkan sepertiga dari harga yang ditawarkan, dan yang kedua anda harus jeli dalam mengamati kualitas barang-barang tersebut.

Tempat Belanja Murah di Pulau Bali


PASAR BADUNG
Pasar Badung adalah pasar terbesar dan terlengkap di Bali dengan bangunan yang terdiri dari empat lantai dan terletak di jalan Gajah Mada, Denpasar. Pasar tradisional ini buka 24 jam dan menjual bermacam kebutuhan mulai dari sayur mayur, buah lokal dan import.

Aneka macam bumbu, makanan, pakaian jadi, dan perlengkapan upacara adat dan agama seperti payung atau tedung asal Klungkung, kain poleng, pakaian adat serta kebaya asal Gianyar yang berada di lantai tiga. Di lantai atas terdapat toko cinderamata yang menjual aneka oleh-oleh seperti manik-manik, sandal jepit, baju barong, gantungan kunci dan masih banyak lagi. Harga yang ditawarkan juga sangat murah karena barang didatangkan langsung dari pabrik atau tempat pembuatannya.

Di pasar Badung kita juga harus pandai menawar untuk mendapatkan harga yang murah. Pasar ini sering menjadi pilihan destinasi untuk mengenal kuliner dan bahan-bahan khas masakan Bali. Ada bokor Bali atau wadah untuk menaruh sesajen yang terbuat dari aluminium, kaus bambu, celana pantai, dan produk garmen khas Bali lainnya.

Sebaiknya beli kaus dan celana dalam jumlah banyak, seperti satu lusin untuk mendapatkan harga grosir. Pasar Badung mungkin menjadi tempat yang susah dilupakan ketika anda sudah meninggalkan Bali. Pasar ini sungguh mengasyikkan karena menjual semua kebutuhan sehari-hari mulai dari ikan teri yang murah sampai perlengkapan upacara adat Bali yang mahal seperti tedung dan songket.

PASAR KUMBASARI
Pasar Kumbasari terletak di antara jalan Sulawesi dan Gajah Mada, dan masih satu kawasan dengan Pasar Badung di sebelah barat kota Denpasar yang berjarak sekitar 13 kilometer atau 45 menit dari Bandara Ngurah Rai. Pasar Kumbasari terkenal sebagai pasar grosiran yang terdiri dari dua lantai.

Untuk bahan kebutuhan sehari-hari bisa di dapatkan di lantai dasar, sedangkan di lantai atas terdapat toko-toko kerajinan tangan yang menjual berbagai aneka cinderamata khas Bali. Barang-barang kerajinan yang biasa dijual sebagai cinderamata di kios-kios di Kuta dan sekitarnya, biasanya berasal dari Pasar Kumbasari.

Disini kita bisa membeli pakaian dan aksesoris mote khas Bali, patung dan ukiran, sampai mebel dan pernak-pernik seperti aneka anyaman bambu seperti besek dan ingke. Jika anda berminat membeli dalam jumlah banyak, di sinilah lokasi yang tepat, walaupun membeli dalam jumlah kecil pun tak masalah.

Pasar Kumbasari ini juga buka 24 jam, di pagi hari pasar ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok namun disiang hari dan di malam hari pasar ini berganti nuansa. Di siang hari pasar ini berubah menjadi pasar yang menjual cinderamata dan aneka kerajinan tangan seperti perak, batik Bali, lukisan, serta aksesoris dan pernak pernik khas Bali seperti tenun ikat Bali, dan keperluan upacara adat keagamaan seperti tempat dupa dan garu juga tersedia.

Harga jual di pasar Kumbasari ini jauh lebih murah dibandingkan bila membeli ditempat lain dengan syarat anda harus berani tawar menawar, bila anda seorang penawar yang ulung, maka anda bisa mendapatkan banyak barang dengan harga yang murah.

Tidak hanya masyarakat lokal Bali yang datang kesini, namun terkadang juga banyak turis manca negara datang mencari dan membeli pernak-pernik murah khas Bali. Pasar ini bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan cinderamata dan makanan khas Bali dengan harga terjangkau. Pada malam hari di kawasan pasar Kumbasari ini berubah menjadi pasar malam atau pasar senggol yang menawarkan aneka jajan pasar yang murah dan meriah.

PASAR SUKAWATI
Tempat belanja murah di Bali yang ketiga adalah Pasar Sukawati yang merupakan pasar seni terbesar di Bali dan berada di desa Sukawati di kawasan Gianyar yang berjarak sekitar 45 menit dari Denpasar. Untuk mencapai Pasar Seni ini dari Kuta, dapat melalui jalan By Pass Ngurah Rai Sanur dan kemudian ke arah Batubulan.

Pasar yang satu ini memang sangat terkenal bagi kalangan wisatawan. Harga yang ditawarkan bisa dibilang paling murah jika dibandingkan tempat belanja lainnya di Bali. Pasar Sukawati tempatnya cukup sempit, antara kios yang satu dengan lainnya saling berdekatan dengan barang-barang dagangan yang bertumpuk-tumpuk. Sehingga lorong-lorong pasarnya menyisakan ruang sempit yang hanya bisa dilalui satu orang saja.

Pada musim liburan dan akhir pekan, pengunjung di Pasar Sukawati akan berdesak-desakkan untuk berjalan dan memilih barang sehingga menimbulkan suasana yang panas dan terkesan sumpek. Disini kita bisa berbelanja kain pantai, celana dan pakaian dengan motif-motif Bali, tas anyaman khas Bali, sampai sandal-sandal mote yang cantik.

Lukisan-lukisan Bali juga termasuk yang paling diburu di pasar ini. Karena pasar ini dekat dengan desa-desa pusat pembuatan kerajinan Bali, maka kita akan menemukan banyak model patung dan ukiran khas Bali. Sebaiknya datang di pagi hari saat belum banyak orang yang datang untuk berbelanja. Proses menawar pun lebih mudah dilakukan di pagi hari, saat pedagang baru memulai aktivitas.

Di sini kita juga harus pandai menawar harga barang yang dijual, karena biasanya para pedagang memberikan harga yang agak mahal, padahal sebenarnya bisa kita dapatkan lebih murah. Tawar harga sampai sepertiganya, tapi tetap hati-hati karena kita juga harus jeli dalam mengamati kualitas barang yang sangat bervariasi. Pasar Sukawati buka dari jam 08.00 pagi hingga 17.00 sore.

PASAR GUWANG
Pasar Guwang berada di di jalan Raya Guwang, kecamatan Sukawati, Gianyar. Tempat ini berjarak sekitar 9 kilometer dari Denpasar dan terletak sekitar satu kilometer sebelum Pasar Sukawati. Anda dapat melalui Bypass Ngurah Rai-Sanur ke Batubulan, lalu ke arah Celuk, sampai di perbatasan Sukawati, belok kanan ke jalan Raya Guwang, Sukawati.

Pasar ini dibangun pada tahun 2002 dan lebih rapih untuk mendukung Pasar Sukawati dengan tempat parkirnya yang lebih luas untuk bus wisata. Barang yang dijual sebetulnya sama dengan Pasar Sukawati. Pasar Seni Guwang terbagi menjadi tiga blok, yaitu blok A di sebelah kiri dari pintu gerbang masuk yang menjual barang-barang cenderamata berupa kerajinan kayu dan barang yang lain.

Di blok B yang terletak di sebelah kanan pintu gerbang menjual cenderamata dan pakaian juga selain bahan dari kain. Sedangkan blok C letaknya di antara ujung blok A dan blok B. Di pasar ini tidak ada pedagang asongan yang berkeliling di sekitar atau di dalam pasar seperti di Pasar Sukawati. Untuk dapat berbelanja lebih puas, datanglah lebih pagi, hari biasa atau bukan pada musim liburan, disaat para pedagang biasanya memberikan harga yang lebih murah sebagai penglaris dagangannya.

PASAR UBUD
Pasar tradisional Ubud berlokasi di jalan Raya Ubud, di kawasan Gianyar. Pasar Ubud ini terbagi dalam dua bagian, yang pertama berada di sebelah barat dan lebih dikenal sebagai Pasar Seni Ubud. Ditempat ini pedagang menjual barang-barang seni dan kerajinan khas Bali seperti sandal khas Bali, baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kunci.

Barang-barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas namun harganya tidak bisa dibilang paling murah. Pedagang disini biasanya mengambil langsung barang-barang seni dan kerajinan dari para pengrajin Bali sehingga harganya masih terjangkau. Bagian kedua adalah Pasar Tradisional Ubud yang menjual barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, sayur-mayur buah-buahan, dan lainnya.

Lokasi pasar ini sangat strategis, persis di depan Puri Agung Saren Ubud, tepatnya di persimpangan jalan Monkey Forest. Disini kita dapat membeli tas anyaman, baju-baju bertuliskan Bali, pakaian tradisional Bali, sampai patung dan lukisan. Coba juga aneka jajanan pasar yang dijual di pasar ini. Sebaiknya datang di pagi hari karena siang hari biasanya dipadati oleh rombongan turis.

Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman tempat berbelanja Bali dan sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Jam operasional di pasar barang-barang kebutuhan pokok ini berbeda dengan jam buka Pasar seni Ubud yaitu dari pagi sampai siang hari.

Lokasi berbelanja ini patut anda kunjungi untuk mendapatkan oleh-oleh khas Bali yang unik dan murah. Disini kita bisa menawar sepuasnya sampai barang yang diinginkan tersebut sesuai degan harga yang kita inginkan. Pasar Ubud buka dari jam 04.00 – 18.00 setiap harinya.

PASAR KRENENG
Pasar senggol ini terletak di jalan Kamboja di kawasan Badung, Denpasar. Untuk mencapai pasar ini sekitar tiga kilometer atau sekitar 10 menit dari pusat kota Denpasar. Pasar Kreneng dibuat pada tahun 1983, dan terdiri atas tiga lantai.

Pasar tradisional ini menjual berbagai macam bahan makanan, jajanan khas Bali, dan pakaian dengan harga terjangkau. Pasar ini merupakan pasar tradisional yang buka setiap hari, sejak subuh hingga malam hari. Di waktu pagi hingga menjelang tengah hari, pasar ini menjual barang- kebutuhan sehari-hari dan pada malam harinya berubah menjadi pasar malam.

Khusus untuk los sembako, pasar ini hanya buka dari pukul 06.00 – 15.00. Pada malam harinya, pasar ini akan ramai dengan penjual pakaian, peralatan elektronik, buah-buahan, dan makanan, dimana kita bisa mendapatkan berbagai kebutuhan sehari-sehari dengan harga lebih murah.

Keunikan Pasar Kreneng ini adalah pasar malamnya yang menjual berbagai jenis makanan khas Bali juga makanan khas dari daerah lain. Para pedagang disini bermacam-macam dan berasal dari Bali atau dari luar pulau Bali.

Area parkir yang cukup luas serta banyaknya para penjual makanan dan minuman di pasar ini memberikan suatu kepuasan tersendiri bagi pengunjung yang datang ditambah lagi dengan harga barang yang dijual di pasar ini sangat murah. Pasar malam di kreneng ini tempatnya lebih rapi dibandingkan dengan pasar malam di Kumbasari. Pasar malam ini buka sampai dengan pukul 10 malam.

KRISNA
Krisna Bali merupakan pusat oleh-oleh terlengkap dan terbesar di Bali yang buka 24 jam dengan harga cukup murah tanpa harus menawar. Krisna mempunyai empat outlet di lokasi yang berbeda: Krisna Nusa Indah di jalan Nusa Indah 77, Krisna Nusa Kambangan di jalan Nusa Kambangan 160 A Denpasar, Krisna Sunset Road di jalan Sunset Road 88 Kuta, dan Rama Krisna di jalan Raya Tuban 2 yang bisa ditempuh hanya dalam waktu lima menit dari Bandara Ngurah Rai.

Barang yang dijual di Krisna Bali adalah oleh-oleh makanan khas Bali, biasanya cemilan seperti pie susu, keripik ceker, aneka keripik lainnya, kue kering, buah salak, dodol, dan masih banyak lagi. Di toko ini juga menjual kopi khas Bali yaitu kopi Kintamani, kopi Mangsi dan kopi Bali Spirit dalam bentuk biji atau bubuk dengan harga untuk sekantung kecil kopi mulai dari Rp. 12.500-120.000.

Selain menjual makanan khas Bali, Krisna Bali juga menjual berbagai macam pakaian, udeng, aksesoris dan topi khas Bali. Di bagian belakang, terdapat ruangan yang menjual kaos dengan kata-kata lucu, harganya berkisar dari Rp. 25.000-55.000 saja. Bermacam kain Bali pun tersedia di sini, harganya dari Rp. 35.000-95.000.

Selain kain di sini juga tersedia bermacam selimut dan bedcover dengan motif tradisional khas Bali, macam-macam tas yang terbuat dari perca atau dari kain Bali dan batik, tas anyaman, dan tas model terkini pun ada. Ada berbagai mainan anak-anak tradisional, alat musik tradisional dan aksesoris di sini. Anda bisa membeli centong kayu, ukulele, layangan sampai kalung mutiara.

Ada juga aksesoris dari emas putih dan ukiran dari kaca, gelas-gelas cantik dan pin-pin lucu. Di bagian kanan toko terdapat area seni yang berderet lukisan dengan bermacam bentuk dan tema. Toko Krisna juga memiliki jasa pembungkusan dengan kardus, hanya dengan membayar sekitar Rp. 5.000 per kardus, anda bisa yakin barang belanjaan aman dari kerusakan.

ERLANGGA BALI
Pusat cinderamata Erlangga Bali memiliki dua gerai yang bertempat di kota Denpasar tepatmya di jalan Imam Bonjol, dan di jalan Pulau Nusa Kambangan yang bersebelahan dengan pusat cinderamata Krisna Bali.

Untuk menuju ke toko cinderamata Erlangga Bali, dari Kuta menuju tempat ini di Denpasar memerlukan waktu sekitar 30 menit. Toko ini terdiri dari dua lantai, di lantai pertama kita bisa memilih aksesoris, baju batik, sarung pantai, aneka kerajinan patung dan ukiran. Tas dan dompet berbagai model dan bahan ada di lantai dua, juga sandal etnik, topi rajut, celana pantai, kaos santai, boneka lucu, gelang kayu, kalung kayu dan berbagai kerajinan dari kayu lainnya.

Barang-barang yang dijual di jaringan supermarket cinderamata ini nyaris sama dengan di Pasar Seni Sukawati. Dengan bangunannya yang cukup luas dan nyaman, kenyamanan kita berbelanja disini pasti terjamin. Disini kita tidak bisa menawar harga seperti halnya di Pasar Seni Sukowati atau Pasar Seni Kuta, tetapi harga yang ditawarkan tidak terlalu jauh berbeda dengan yang ada di kedua pasar seni tersebut.

Misalnya gelang manik-manik berkisar dari  Rp 5000-20.000 per buahnya. Aneka sandal khas Bali dari Rp 15.000-35.000 per unit. Yang lebih murah lagi seperti gantungan kunci, dari Rp 5000-10.000 per unit. Bagi pembeli yang tak biasa menawar, tempat ini sangatlah cocok untuk mendapatkan cinderamata dengan harga yang sama murahnya dengan belanja mudah dan nyaman layaknya supermarket oleh-oleh khas Bali.

DESA TEGALALANG
Tegalalang letaknya tidak jauh dari Ubud, atau tepatnya berada disebelah utara Ubud. Di sepanjang jalan di desa Tegalalang terdapat toko-toko atau sekedar ruang pamer yang berjejer di sepanjang 10 kilometer, kebanyakan menjual barang-barang kerajinan kayu mulai dari aneka kerajinan tangan ukiran kucing-kucingan, dolphin, jerapah, sampai lemari jati pun ada.

Aneka model tas dari beragam bahan, ukiran batu padas, ukiran kayu murah meriah, topeng kayu, kerajinan tangan dari kaca seperti vas bunga, botol unik, piring, lampion, semuanya ada di sini. Mebel dari kayu-kayu ringan, kayu-kayu bekas peti kemas dengan tampilan antik, aneka kap lampu yang lucu-lucu, kerajinan tanah liat, dan guci-guci.

Desa Tegalalang adalah daerah dimana para seniman Gianyar memasarkan hasil kerajinan tangan mereka. Disini juga terdapat “home industry” dan gudang kerajinan tangan dari semua produk Bali yang menjual secara grosir.

Kalau kita berkendaraan lewat daerah Tegalalang, selain pemandangan sawah bertingkat yang sangat indah, mata kita juga akan tertarik pada aneka warna serta macam-macam bentuk kerajinan tangan yang dijajar di sepanjang jalan, serta toko-toko kecil yang penuh dengan warna-warni produk kerajinan yg dijual dalam partai besar maupun eceran.

Salah satu tips belanja di sini adalah harus jeli dalam melihat atau memilih barang-barang yang yang mungkin sebagian sudah tertutup debu yang menumpuk di antara barang-barang dagangan. Toko-toko di Tegalalang memang tidak secantik toko-toko di Ubud, bahkan mungkin lebih pantas disebut gudang atau bengkel daripada disebut toko kerajinan.

Tetapi silakan bandingkan harganya yang lebih murah. Jangan kecewa kalau barang yang kita inginkan ternyata merupakan pesanan orang lain atau sekedar sampel barang yang tidak dijual, dalam arti anda harus memesan terlebih dahulu barang yang ingin anda beli.

DESA CELUK
Desa Celuk merupakan salah satu desa wisata yang terkenal dengan kerajinan emas dan perak, di daerah Sukawati, Gianyar. Desa wisata ini tidak jauh dari Denpasar, hanya berjarak sekitar delapan kilometer menuju arah Gianyar, sebelum pasar seni Sukawati. Setelah memasuki wilayah desa Celuk ini, di sepanjang jalan terdapat banyak toko yang berderet-deret. Hampir seluruh dari toko tersebut memajang dan menjual barang-barang hasil kerajinan perak.

Pada umumnya kerajinan perak yang dipajang dan dijual itu diletakkan di dalam rak-rak kaca untuk dipamerkan kepada wisatawan. Anda akan menemukan barang-barang kerajinan dari perak yang bentuknya beraneka ragam, seperti perhiasan, peralatan dapur, hiasan-hiasan, dan pajangan.

Perhiasan yang terbuat dari emas dan perak seperti cincin, gelang, anting, kalung, bros, dan leontin. Sedangkan kerajinan yang berbentuk peralatan dapur seperti sendok, garpu, piring, cangkir, gelas, atau bokor yang dipakai umat Hindu untuk tempat sesajen ketika bersembahyang.

Untuk kerajinan perak dengan bentuk hiasan dan pajangan, antara lain keris, kipas, miniatur dari alat transportasi seperti delman, becak, motor, mobil, perahu, dan lain-lain. Barang kerajinan perak yang dijual dan dipajang di dalam rak-rak itu, pada umumnya terdapat label harga yang sebagian tertera dalam bentuk dollar, namun untuk pembeli turis domestik akan diberikan harga rupiah.

Harga kerajinan perak tersebut sangat bervariasi tergantung dari jenis, model, dan besar kecilnya barang tersebut. Harga yang bisa didapatkan paling murah sekitar IDR.30.000, dan yang termahal bisa mencapai di atas IDR.10 juta, yaitu kerajinan emas dan perak berupa hiasan atau pajangan yang bentuknya lebih besar.

Berbelanja kerajinan perak di desa wisata Celuk ini keuntungannya adalah sekalipun barang-barang yang dijual sudah diberi label harga, setiap pembeli tetap boleh menawar harga sehingga kadang-kadang bisa mendapatkan barang itu dengan harga separuh dari label harganya.

CENING BAGUS DAN CAH AYU
Cening Bagus dan Cah Ayu adalah pusat makanan tradisional dan kerajinan khas Gianyar. Cah Ayu menawarkan berbagai macam makanan khas Bali dengan sertifikat halal dari MUI. Kedua tempat ini terletak di jalan Raya Batu Bulan, Sukawati, Gianyar, Bali. Cening Bagus tempatnya cukup besar dengan parkiran luas dan terdiri dari dua lantai.

Namun di sini lebih banyak produk berjenis makanan olahan seperti kacang Bali, pie susu, brem, sale pisang keju, kelebihannya dari tempat ini adalah anda bisa sekedar mencicipi cemilan khas Bali yang tersedia dalam toples-toples kecil, dan jika anda tertarik anda bisa membelinya.

Tempat ini juga menjual kerajinan tangan khas Bali seperti kaos bermotif Bali, batik Bali, baju-baju khas Bali, tas wanita, dompet, sandal, topi gelang-gelang kecil, udeng, dan hampir semuanya adalah produk Gianyar. Waktu yang terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi hari atau ketika masih belum penuh sesak dengan rombongan bis-bis wisatawan.

ALAS ARUM AGUNG SANUR
Jika anda berada di daerah Sanur, anda bisa mampir di toko ini yang terletak di jalan Danau Tamblingan 136, Sanur. Alas Arum Agung merupakan salah satu objek wisata belanja di Bali yang terletak di kawasan Sanur. Di sini anda bisa berbelanja ditempat yang tak terlalu ramai untuk mendapatkan aneka barang-barang rumah tangga, buah-buahan import dan eksotis, pernak-pernik khas Bali serta aneka produk pakaian sebagai oleh-oleh liburan anda di pulau Bali.

Alas Arum Agung di Sanur merupakan tujuan belanja favorit di kawasan Sanur. Di sini anda bisa mendapatkan aneka barang-barang seperti kerajinan khas Bali dengan harga yang terjangkau. Lokasi belanja yang satu ini merupakan supermarket yang tak memerlukan proses tawar menawar.

Meskipun demikian, anda tak perlu khawatir karena harga yang dicantumkan cukup terjangkau dan masuk akal. Temukan berbagai objek wisata belanja di Bali lainnya, dan pastikan anda bisa membawa pulang barang oleh-oleh murah yang bisa anda beli dalam jumlah yang banyak.

PASAR KODOK
Pasar Kodok adalah tempat wisata belanja pakaian bekas import terbesar di Bali yang terletak di kabupaten Tabanan tepatnya di jalan kampung kodok, Desa Dauh Peken. Tempat ini dapat ditempuh sekitar 40 menit dari Denpasar dan sekitar 90 menit dari Ngurah Rai. Dari Denpasar ke perempatan bundaran Tabanan (Pasar Kediri), lurus menuju Negara, lewati Hardy’s Grosir Kediri Tabanan.

Kurang lebih satu kilometer dari hardys tabanan lewati perempatan lampu merah, lurus perempatan kedua, kemudian belok kanan di jalan kampung kodok. Sekitar 300 meter anda akan menemukan jalan masuk di sebelah kanan jalan. Lokasinya agak tersembunyi dekat persawahan yang menjadi area pasar tersebut, bersiaplah untuk debu dan tanah karena pasar ini bukanlah seperti pasar rapih lainnya.

Tempat belanja ini dimulai sekitar tahun 2001 dan kebanyakan hanya didatangi oleh turis domestik. Sekarang pasar ini telah mempunyai lebih dari 300 orang pedagang yang tersebar rapi dalam jajaran kios, pakaian yang dijual disini seperti jeans, kaos retro, singlets, jumpers, pakaian renang unik, dan banyak lagi seperti gaun, jaket, jaket kulit, tas dan sepatu, yang kelihatannya didatangkan dari negara Eropa. Biasanya pengunjung sudah memadati pasar Kodok sejak pukul 09.00 pagi.

Bagi anda yang suka berbelanja, apalagi mencari pakaian-pakaian yang bermerk dan berkualitas dengan harga terjangkau, sangat disarankan untuk berkunjung ke objek wisata belanja yang satu ini. Hanya dengan membayar karcis parkir Rp. 1000 untuk motor dan Rp. 2000 untuk mobil anda sudah dapat masuk dan berkeliling-keliling untuk berbelanja pakaian yang anda inginkan.

Pilihlah dengan sabar dan tidak terburu-buru jangan kaget kalau anda bisa mendapatkan pakaian bekas bermerk seperti Levis, Adidas, Stussy, Benetton, H&M, Gap, dan dalam kondisi yang masih bagus. Setelah berkunjung ke objek wisata belanja pasar Kodok, andapun bisa mampir ke rumah makan ataupun restoran terdekat yang berada di sekitar objek wisata ini jika anda lapar ataupun ingin bersantai menikmati kuliner khas di Bali.

PASAR BURUNG SATRIA DAN SANGLAH
Bagi anda para penggemar burung di Bali, ada dua pasar burung, yaitu pasar burung Satria dan Sanglah di Denpasar. Pasar burung Satria terletak di sebelah utara jalan gajah Mada di sudut jalan Nakula dan jalan Veteran. Sebagai obyek wisata budaya Kodya Denpasar pasar ini merupakan pasar burung umum yang menjual berbagai macam kebutuhan hobi penyayang binatang lain seperti guinea pigs, kelinci, ikan tropis, and monyet.

Para pedagang burung sering menyebut pasar ini sebagai pasar burung murah dan pusat grosir yang berasal dari luar daerah seperti Solo dan Bandung. Dari sini sangkar dan burung akan beredar ke outlet-outlet yang ada.

Ratusan kenari setiap minggu datang dari Malang, dan ada pula burung lain, seperti jalak, beo, murai atau parkit. Biasanya, sesaat setelah kedatangan burung-burung baru inilah para pembeli yang memang mencari untuk persiapan lomba memilih lebih awal. Selain harganya relatif murah, jika pintar memilih akan mendapatkan burung berkualitas.

Berbeda dengan pasar burung Satria yang berjarak sekitar tujuh km dari sana ada Pasar Sanglah yang terletak di selatan Denpasar dekat rumah sakit Sanglah, yang dikenal sebagai pasar burung lomba. Karena selain seluruh penghuninya adalah pemain burung, kebetulan di areal parkir pasar tersebut dibangun gantungan burung yang sering digunakan untuk gelaran lomba.

Padatnya acara latihan dan lomba di pasar Sanglah membuat pasar tersebut identik dengan pasar burung-burung lomba. Sebagai pasar burung lomba, di sini juga menjual sangkar lomba kualitas nomor satu. Bahkan sangkar cungkok juga dijual di sini dengan harga di atas 10 jutaan yang sebagian besar berasal dari Solo seperti sangkar ukir dengan harga tertinggi kisaran 5 juta.

Jika ingin mencari burung bakalan atau sangkar biasa, Pasar Satria menjadi pilihan. Sebaliknya, jika sudah berorientasi lomba misalnya, maka Pasar Sanglah akan menjadi tujuan lokasi belanja. (Sumber:Agrobisnis)

PASAR KLUNGKUNG
Pasar Klungkung terletak di Semarapura, Klungkung dan berada diseberang taman Kertagosa yang jaman dahulu merupakan balai sidang raja-raja Bali sebagai salah satu obyek wisata di Klungkung. Untuk menuju tempat ini dari Denpasar ke arah Batubulan, terus sampai desa Takmung, tidak jauh dari jalan Gajah Mada. Pasar ini dikenal sebagai pusat aneka tenun ikat bali atau kain Endek.

Disini terdapat beragam jenis, warna, dan motif dengan harga paling murah IDR. 30.000 per meter hingga ratusan ribu per meter. Bagi penggemarnya mungkin berjalan-jalan ke aneka industri pertenunan tradisional disini akan sangat menyenangkan.

Tetapi bagi turis lainnya pasar ini juga menyediakan jajanan pasar khas Bali, dan oleh-oleh seperti pakaian tradisional Bali, kerajinan tangan lokal, lukisan, perak, dan perhiasan seperti anting-anting, kalung, bros dan hiasan rambut, cukup dengan berbelanja di pasar Klungkung. Jadi wajar sekali kalau banyak turis singgah disini, apalagi jaraknya dengan Denpasar hanya sekitar 25 km saja.

PASAR SINDHU
Pasar Sindhu terletak di jalan Danau Tamblingan, dekat pantai Sanur, dan telah berdiri sejak tahun 1972. Sejak 2009 pasar ini telah diperbaharui menjadi pasar moderen yang rapih dan bersih yang menjual aneka souvenir, kerajinan tangan, baju, peralatan rumah tangga, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Turis asing mulai berdatangan kepasar ini untuk mengenal bumbu, sayur, buah-buahan lokal, bunga dan barang-barang untuk upacara keagamaan. Pasar ini mempunyai 150 pedagang, 87 toko dan sekitar 70 pedagang lepas harian, dan buka mulai jam 04.00 pagi sampai jam 14.00 siang. Pada malam hari pasar ini menjual beragam makanan khas Bali, Jawa, Madura, Sumatera, serta China, mulai dari lokal sampai makanan ikan laut segar dengan harga yang cukup murah

PASAR BATUBULAN
Pasar Batubulan terletak di perbatasan Denpasar dan Gianyar. Letaknya hanya sekitar 10 kilometer atau 15 menit dari Denpasar, atau 45 menit dari Kuta. Tempat ini cukup terkenal bagi turis lokal dan luar negeri yang menjual berbagai macam pahatan patung yang terbuat dari batu vulkanik lunak dengan berbagai macam model mulai dari yang tradisional sampai yang moderen, mulai dari yang kecil sampai yang besar.

Hampir disepanjang jalan akan anda temui toko-toko kerajinan dan seni yang menjual hasil karya mereka seperti patung-patung batu Ganesha, Buddha, dewa dan dewi, tokoh perwayangan, hingga patung moderen. Desa ini unik karena hampir seluruh penduduknya mempunyai keahlian dalam memahat patung dan mengukir.

Disini juga terdapat kerajinan ukiran kayu dan bambu. Pada jaman dulu patung-patung ini dibuat untuk untuk menghiasi pura dan istana di Bali, dan sekarang di jual untuk hiasan taman, kantor, hotel dan untuk eksport. Kerajinan pintu ukir kayu jati dengan motif bunga dan perwayangan juga merupakan barang seni yang akan anda temui disini.

Tempat Beli Kosmetik Murah di Jakarta

Bingung mau belanja kosmetik di Jakarta ? Kali ini blog grosir kulakan akan memberikan rekomendasi tempat membeli kosmetik yang murah. Di tempat ini Anda akan menemukan berbagai merk kosmetik baik import maupun merk lokal.

Oh iya, ini bukan endorse atau postingan berbayar yach :) Kalau kita menyebut nama toko, karena pengalaman saja beli di toko kosmetik itu yang termurah dan lengkap.

Baca Juga : Modal Awal Rp 500 Ribu, Kini Laba Bersih Rp 8 Juta per Bulan Dari Bisnis Kosmetik Online

Tempat Beli Kosmetik Murah di Jakarta


Toko B 18
Toko kosmetik murah di Jakarta yang pertama versi grosir-kulakan.blogspot.com adalah Toko B 18, jika Anda pernah ke Pondok Indah Mall 1 dan melihat toko kosmetik dengan nuansa China, itulah toko kosmetik B 18.


Toko kosmetik ini banyak menjual kosmetik branded import, bahkan kalau Anda mencari kosmetik import di tempat lain nggak ada, di Toko B 18 pasti ada. Meskipun tokonya berada di pusat perbelanjaan mewah, dibandingkan toko lain harganya lebih murah bahkan bisa selisih sampai 20%. Toko B 18 juga ada yang di Pasar Cikini.

Toko Budi Mulia di Pasar Mayestik
Tempat belanja kosmetik murah di Jakarta yang kedua adalah, Toko Kosmetik Budi Mulia yang lokasinya di Pasar Mayestik. Toko ini sudah ada sejak tahun 2002, bermacam kosmetik dan make up bisa Anda beli disini dengan harga murah.

Mulai dari cream-cream yang dijual toko online, skin care, sabun sampai alat kecantikan semua ada. Dan kerennya lagi, Anda bisa nawar lho.

Pasar Baru
Tempat kosmetik murah di Jakarta yang ketiga adalah Pasar Baru. Jika Anda sering belanja kosmetik, pasti Anda tidak asing mendengar nama Pasar Baru. Ada puluhan toko kosmetik murah di Pasar Baru ini.

Baca Juga : Pasar Baru Jakarta, Tidak Hanya Pusat Grosir Kosmetik Saja
Bahkan sebagian besar wanita di Jakarta, jika di tanya dimana pusat grosir kosmetik murah di Jakarta, pasti menunjuk ke Pasar Baru. Pasar ini dari dulu memang identik dengan toko kosmetik murah.

Toko-toko disini tidak hanya menjual eceran saja, bahkan Anda bisa membeli secara grosir, karena di Pasar Baru banyak juga distributor dan supplier kosmetik murah Jakarta.

Apa yang di jual di toko kosmetik Pasar Baru, ada berbagai jenis dan merk kosmetik, perlengkapan salon / barber shop, alat-alat kecantikan, make up, wig, catokan, hair dryer, aneka model sisir, shampo, masker, lulur, serum, cream pemutih, dan masih banyak lagi.

Pasar Tungging, Belanja Murah Ala Tanah Abang di Banjarmasin

Pasar Tungging adalah sebuah kawasan belanja murah di Banjarmasin. Lokasi Pasar Tungging berada di Jalan Belitung, Banjarmasin dan agak di ujung jalan ini. Pasar Tungging mempunyai keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan pasar-pasar lainnya di Banjarmasin.


Secara umum, barang yang dijual sama saja seperti di pasar lainnya, yaitu menjual berbagai baju, sepatu, topi, aksesoris perempuan seperti jepit rambut, bros, parfum, jilbab, sepatu dan sebagainya. Barang-barang yang dijual murah dengan kisaran harga antara Rp 10.000 sampai ratusan ribu rupiah. Kualitas barangnya pun bisa dikatakan berkelas walau dijual di pasar kaki lima.

Pasar Tungging, disebut demikian konon dulunya pasar ini berada di tepi Jalan Belitung, membentang dari mulut jalan hingga ke ujung jalan sepanjang sekitar dua kilometer. Para pedagangnya bebas menggelar lapak jualan mereka dan para pembeli pun bisa dengan leluasa memilih-milih barang yang diincar.

Karena posisinya di pinggir jalan dan lapak-lapak penjual di atas tanah saja, sehingga membuat para pembeli jadi menunggingkan pantat mereka saat bertransaksi atau sekadar memilih barang, banyak warga kemudian menjulukinya pasar tungging. Nama itu demikian melekat sehingga populer ke seantero Banjarmasin hanya dari kabar mulut ke mulut.

Karena saking terkenalnya dengan harga murah namun kualitas barangnya bagus, banyak warga kemudian memadati kawasan ini di malam hari sehingga membuat jalan ini sangat macet dan mengganggu lalu lintas. Beberapa tahun silam, kawasan ini ditertibkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan para pedagangnya direlokasi ke lokasi Pasar Tungging yang sekarang.

Kendati sekarang lapak para penjualnya tak lagi di tepi Jalan Belitung dan pembeli tak lagi harus menunggingkan pantat mereka saat bertransaksi, namun nama Pasar Tungging sudah sangat melekat sehingga kawasan relokasinya tetap saja dinamai Pasar Tungging. Barang-barang yang dijual di sini biasanya dipasok dari Jawa. Ragam barang yang dijual pun biasanya mengikuti tren fashion yang sedang berlaku.
Baca Juga : 5 Tempat Kulakan Perlengkapan & Perabot Rumah Murah
Banyak ragam jilbab yang dijual di Pasar Tungging, mulai dari yang segi empat, pasmina, dan sebagainya. Kebanyakan pembelinya dari kalangan mahasiswa sampai pemilik toko online.

Biasanya, menjelang sore pasar ini sudah dipadati pengunjung hingga hampir tengah malam.Kondisinya aman karena tidak pernah terdengar kabar ada pengunjung yang mengalami kejadian tak menyenangkan di sana seperti dicopet, dan sebagainya.

Jika Anda ingin kemari bisa menggunakan jasa angkutan umum seperti angkutan kota. Ambil saja jurusan Trisakti-Kuin-Banjar Raya dengan tarif Rp 4.500 per orang. Posisi pasar ini berada agak di ujung Jalan Belitung ini, tepatnya di sebelah kanan jalan.

Melihat Grosir Baju Tidur di Pasar Baru Bandung

Pasar Baru sebagai pusat grosir pakaian bahkan bahan tekstil sekalipun selalu menjadi tujuan para pedagang, apalagi bagi penjual pakaian. Segala jenis pakaian memang ada di Pasar Baru Bandung.

Sebagai pusat grosir yang menjual bermacam pakaian dengan harga yang relatif murah dan bisa ditawar, Pasar Baru Bandung selalu rame oleh pedagang, tidak hanya warga Bandung saja banyak pemilik toko online yang kulakan disini, bahkan sesekali kita akan menemui orang malaysia yang belanja disini.

Grosir Baju Tidur di Pasar Baru Bandung

Pasar Baru berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata Bandung atau dikenal dengan Jalan Otista, Pasar Baru memang selalu dipenuhi pembeli. Di Pasar Baru terdapat beberapa jenis grosir, termasuk grosir baju tidur.

Bangunannya yang saat ini sudah semakin nyaman dan bersih, membuat Pasar Baru selalu mendapat pengunjung baru setiap harinya. Terlebih dengan adanya eskalator dan lift serta tempat parkir yang sangat memberi kemudahan bagi para pembeli. Ditambah lagi dengan tersedianya area makan dan tempat beribadah yang nyaman.

Baju tidur yang dijual di Pasar Baru dijual dalam partai besar dengan sistem grosir. Grosir baju tidur di Pasar Baru Bandung tidak cuma satu, namun puluhan jumlahnya. Modelnya pun banyak, baik untuk pria maupun wanita, anak-anak hingga dewasa.

Bahkan grosir baju tidur berjenis lingerie pun banyak ditemui di Pasar Baru. Untuk grosir baju tidur biasa, harga satuannya berkisar dari Rp 13.000 sampai Rp 50.000 untuk bahan dan model yang sederhana. Terlebih lagi untuk grosir baju tidur anak, harga satuannya mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 35.000.
Baca Juga : Pusat Grosir Baju Tidur Tanah Abang
Lain lagi halnya dengan grosir baju tidur model lingerie, memang agak sedikit lebih mahal dari model baju tidur biasa. Harganya berkisar antara Rp 45.000 hingga Rp 150.000 tiap satu potongnya.

Namun tentu saja karena toko tersebut merupakan grosir baju tidur, harganya masih bisa ditawar dalam hitungan satuan atau hitungan kodian. Hanya saja, jika perhitungannya kodian, harganya akan jauh lebih murah terlebih jika kita membeli dalam jumlah kodi yang banyak.
Baca Juga : Usaha Grosir Baju Tidur Wanita
Grosir baju tidur di Pasar Baru Bandung memang banyak diminati masyarakat, terlebih bagi mereka yang berniat menjual kembali baju tidur yang telah mereka beli. Rata-rata kita bisa menghemat biaya jika berbelanja di grosir baju tidur sekitar Rp 20.000 – Rp 50.000 per kodinya.

Jumlah tersebut cukup besar jika kita membeli dalam jumlah kodi yang banyak. Bahkan, seolah-olah kita mendapatkan gratis satu kodi baju tidur. Membeli baju di grosir baju tidur memang memberi banyak keuntungan. Selain harga yang relatif lebih murah, juga model dan warna yang bervariasi.

Melihat Kantor Bukalapak Yang Sangat Keren

Kantor bukalapak salah satu ecommerce di Indonesia sangat unik, karena mengusung konsep pasar tradisional seperti Pasar Baru, Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Burung sampai Pasar Mangga Dua.

Lokasi kantor bukalapak.com ada di Plaza City View, Kemang Timur, Jakarta Selatan, kantor ini menempati dua lantai. Saat kita menelusuri pintu masuk, ruang resepsionis dilengkapi dengan satu set sofa yang didominasi warna hitam dan empat buah kursi kayu beserta sebuah meja resepsionis. Tepat di sudut kanan pintu masuk, menjulang tinggi sebuah pohon tiruan.

Untuk melihat begitu kerennya kantor bukalapak, silahkan lihat fotonya di bawah ini :

Kantor Bukalapak
Perpustakaan Kantor Bukalapak

Kantor Bukalapak
Mini Gym

Kantor Bukalapak
Divisi Engineer Kantor Bukalapak
Lihat juga : Ini Lho "Dalaman" Kantor Tokopedia, Keren Banget
Kantor Bukalapak
Divisi Customer Support

Kantor Bukalapak
Ruangan Fun Room Kantor Bukalapak

Kantor Bukalapak
Hall Kantor Bukalapak

Kantor Bukalapak
Divisi Marketing Kantor Bukalapak

Kantor Bukalapak
Ice Pop Room

Kantor Bukalapak
Lobby Utama Kantor Bukalapak

Untuk Kamu Pebisnis Toko Online, Inilah 9 Artis Sainganmu

Siapa bilang yang suka jualan di toko online cuma dari kalangan orang biasa saja, banyak juga artis yang punya toko online dan siap menjadi sainganmu. Walaupun mereka sudah "punya nama" dan jauh lebih mudah untuk menarik konsumen, tapi kamu tidak perlu takut bersaing dengan mereka.



Nah, berikut ini blog grosir kulakan akan kupas daftar toko online artis, mungkin bisa menginspirasi kamu untuk mengikuti jejak mereka dalam berbisnis.

Nama Toko Online Artis Indonesia

Pandji Pragiwaksono
Ranah online tidak merasa asing lagi dengan penyanyi, penulis dan juga komedian Stand-Up Comedy ini karena Pandji memang cukup aktif di Internet. Melalui toko online-nya @WSYDNshop, Pandji menjual berbagai produk, mulai dari buku hingga tiket konser.

Pandji juga bisa menyesuaikan diri dengan dunia maya sehingga lebih membumi dan dekat dengan para netizen, ini adalah salah satu nilai lebih dari Pandji.

Toko online Artis

Fitri Tropica
Fitri Tropica pun tidak kalah dari Pandji, punya karakter jenaka dan bisa menyelami para netizen. Presenter dan penulis inipun menerapkan beragam pemikiran-pemikiran kreatifnya lewat toko online-nya yang menjual berbagai barang-barang unik dan kado ulang tahun.
Toko online milik artis yang lucu ini bisa di akses di Etalage-id.com, beberapa barang unik antara lain adalah jam dinding yang berbentuk wajan, obeng yang berwujud granat dan juga ada mug berbentuk lensa serta banyak lagi.

Barang-barang tersebut kebanyakan di impor dari China, Jepang, Korea dan juga dari Inggris. Fitri Tropica sukses menyesuaikan toko online yang dia kelola dengan karakternya.

Giring Nidji
Kecintaannya pada dunia musik dan dirinya juga berprofesi sebagai musisi yakni vokalis sebuah band mendorong Giring Nidji berjualan online beragam merchandise dari musisi terkenal. Online shop yang dibentuk Giring bernama Kincir.com.


Dewi Rezer
Aktris ini bisa dibilang sukses berbisnis online shop dan tidak hanya stagnan di persentase penjualan saja tetapi juga menaungi 30 artis, ada juga sosialita dan pengusaha. Lewat toko online-nya Bebelian.com, Dewi Rezer menjual berbagai tas branded second-nya yang dia beli dari luar negeri dan tas-tas tersebut original bukan KW!

Afgan Syahreza
Selain piawai bernyanyi,  Afgan juga punya bisnis clothing online yang sudah berjalan sekitar setahun. Dia mengatakan bahwa dia memperoleh hasil cukup besar dari bisnis online shop tersebut.


Usaha yang dia jalankan ini diakui adalah penerapan ilmu saat kuliah dulu. Wah hebat ya, ilmu saat kuliah ternyata bermanfaat ketika Afgan memulai bisnis online shop.

Ghea ‘Idol’
Pentolan Indonesian Idol bernama Ghea Oktarin ini melihat bahwa barang-barang yang dikenakan oleh artis pasti menarik perhatian masyarakat. Jadi, Ghea membuka online shop yang menjual berbagai barang-barang artis seperti baju, aksesoris dan lainnya.


Usahanya tersebut cukup berkembang dan banyak peminat. Tidak hanya sampai di situ, Ghea juga dinobatkan sebagai duta enterpreneur.

Alice Norin
Alice Norin juga mendirikan online shop yang sesuai dengan karakter dirinya yang dikenal dengan penampilan yang elegan dan glamor.


Alice berjualan pakaian dan sepatu lewat situsnya Buy8wood.com yang memiliki koleksi elegan dan glamor, sangat sesuai dengan karakter dirinya.

Bunga Zainal
Sekarang ini Bunga Zainal memang jarang tampil di layar kaca namun ternyata Bunga aktif di ranah online lewat bisnis online shop yang dia miliki.


Berbekal barang-barang yang dia beli langsung dari luar negeri, seperti pakaian, tas dan sepatu, Bunga bersama kakaknya Vicky Zaenal berjualan di Internet.

Asmirandah
Artis yang sering dipanggil dengan nama Andah ini ternyata punya hobi mendesain pakaian dan akhirnya memanfaatkan hobinya tersebut menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.


Andah punya clothing line bernama Manja Cloth dan berjualan lewat social media Twitter dan Facebook sebagai saran menjual berbagai hasil desainnya tersebut.

Jadi, apa yang menarik dari beberapa artis yang berbisnis online shop ini? Mereka tidak hanya sekadar menggunakan “nama mereka” tetapi juga menyesuaikan online shop dengan karakter, passion ataupun hobi mereka.

Hal ini penting untuk memikat para pembeli dan bahkan menjadi pelanggan. Mengapa? Kita bisa menyimpulkan sendiri, mungkin akan tidak sesuai ya kalau apa yang mereka jual sangat jauh berbeda dari karakter masing-masing artis, terlebih di ranah online.

Pasar Induk Kramat Jati, Tempat Kulakan Rempah & Bumbu Masakan Siap Pakai

Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur tidak hanya menjual berbagai jenis buah-buahan dan sayuran. Pasar grosir agro ini juga menjual berbagai rempah- rempah, yang beberapa jenis di antaranya sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional. Inilah tempat kulakan rempah-rempah di Jakarta.

Seperti halnya sayuran, rempah-rempah yang dijual di pasar Induk Kramat Jati biasanya tersedia dalam jumlah banyak. Satu lapak seluas 4 x 6 meter persegi, misalnya, dipenuhi jahe yang sekal dan segar.

Pasar Induk Kramat Jati

Produk rempah-rempah yang dijual umumnya sudah dalam keadaan bersih. Rempah-rempah ini tidak hanya dijual dalam partai besar. Pengunjung bisa juga membelinya secara eceran, asalkan tidak beli satuan seperti belanja di warung. Rempah-rempah segar itu di datangkan langsung dari sejumlah daerah.

Tak hanya menyediakan rempah kering dari Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara di Asia. Contohnya, gardamunggu sejenis kapulaga dari India dan kayumanis dari Tiongkok. Tapi jenis rempah-rempah dari dalam negeri tetap mendominasi pasar ini, seperti pala, kapulaga, cengkeh, dan jintan.

Salah satu produk yang laris di Pasar Induk Kramat Jati yaitu jahe. Di sini ada dua jenis jahe, yaitu jahe gajah yang berukuran besar dan biasanya digunakan untuk memasak. Dan jahe emprit atau jahe ukuran kecil seruas-ruas jari yang berasa lebih pedas dan biasanya digunakan untuk jamu.

Tidak semua produk ready stock, ada juga produk yang harus dipesan dahulu. Contohnya kunir putih, yang biasanya digunakan sebagai obat kanker, mengingat produk ini sangat langka.

Anda juga bisa menemukan beberapa jenis rempah kering yang sulit ditemukan di pasar tradisional umumnya, seperti kayu masohi dan bunga pala. Kayu masohi merupakan salah satu jenis rempah yang digunakan sebagai penguat rasa masakan gulai dan kari. Aroma dari kayu masohi ini pun persis aroma gulai.

Di Pasar Induk Kramat Jati, tidak semua rempah-rempah dijual dalam keadaan segar, Anda juga bisa mendapatkan dalam bentuk kering atau s juga yang dihaluskan jadi bubuk. Sangat cocok untuk Anda yang menjual produk herbal.

Atau Anda ingin berjualan bumbu siap pakai, bumbu kering racikan untuk berbagai macam menu, seperti soto, opor, semur, dan kari bisa di dapatkan disini. Bumbu racikan itu dijual dalam kantong- kantong ukuran kecil, cukup untuk memasak satu porsi. Bumbu ini dijual Rp 6.000 untuk satu macam menu, yang terdiri atas 20 kantong.

Di Pasar Induk Kramat Jati dapat ditemukan pula pedagang yang menyediakan bumbu giling basah, seperti bawang putih, jahe, cabai merah. Harganya Rp 4.000-Rp 10.000 per kilogram. Bumbu giling dipasok dari industri rumah tangga di Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati.

Alamat Pasar Induk Kramat Jati : Jl. Raya Bogor KM. 20, Kel. Kramat Jati, Kampung Tengah, Jakarta Timur. Buka 24 jam.