Bisnis Pakaian Bekas Import / Ball Second Karungan
Bales atau bal segel adalah bal karungan yang dipressed dengan mesin baller, maka dari itu disebut bales/bal. Pengikatnya yang berupa plat juga sering disebut segel/pengaman. Bentuk dari bal segel tidak seperti karung-karung biasa, tapi berbentuk kotak dan tersegel.

Isi dari bal segel adalah baju-baju sisa toko yang sudah off season / sudah tidak musim lagi, baju-baju off the rack atau baju yang ditarik dari rak pajang, baju discount yang sudah tidak laku lagi, seluruh baju-baju ini dikumpulkan oleh factory-factory khusus, dipilah menurut grading nya lalu baju-baju ini di press dengan mesin baller, baru di import keluar negeri termasuk Indonesia.
Mungkin sebagian dari kalian sudah tidak asing denagn istilah istilah barang second branded. Barang barang tersebut berasal dari buntalan yang disebut bal/bundle, yang dikumpulkan dari berbagai belahan dunia, lalu di press dan dikemas, oleh perusahaan daur ulang dari seluruh belahan dunia kemudian dipasarkan sampai ke Indonesia.
Bisnis Pakaian Bekas Import / Ball Second Karungan
Apa saja isi bal/bundle tersebut ?
Macam macam dan sangat beraneka ragam, dibawah ini jenis bal segel yang banyak diperdagangkan yaitu :
- Bal segel pakaian
- Bal segel sepatu
- Sabuk/ikat pinggang
- Bal segel tas
- Bal segel jaket outdoor
- Bal segel dompet
- Bal segel boneka
- Bal segel celana
- Bal segel hoodie
- Bal segel kaos
- Bal segel kemeja flanel
Nah, tiap tiap bal ini memiliki merk masing-masing, ada yang asal Jepang, Korea, dan juga USA. Sedangkan yang banyak dipasarkan di pasar Indonesia biasanya bal dari korea dan jepang.
Dengan merk bermacam macam, kalau bal jepang biasanya Hongyang, Ikiwa, Monkey, kalau bal korea, DS Trading, KS Trading dan TK Matahari. Biasanya 1 bal itu hanya berisi 1 tipe, jadi kalau isi kaos, kaos semua, kalau isi celana, celana semua.
Nah kalau pakaian pria itu ada sweater hoodie, sweater crewneck, kaos pendek, kaos panjang, kaos polo, kemeja, jaket tipis, jaket tebal, jaket outdoor, jaket jeans, jaket kulit, jaket tracktop/tracksuit, celana bahan, celana katun, celana trackpants, celana jeans, celana kodoray, celana outdoor, celana cargo, DLL.
Kalau pakaian cewek, daleman, baju tidur, kaos, blouse, kemeja, dress, gaun, cardigan, sweater rajut, rok, celana jeans, hotpants, celana kulot,dan pakaan india. Diluar kategori pakaian pria dan wanita, Ada juga pakaian anak, boneka, tas, topi, handuk, sprei, bed cover, taplak, selampe, hordeng/gorden, dll.
Nah kalau isi tiap tiap tipe bal itu berbeda beda, tergantung dari keetebalan bahan pakaian itu sendiri, Contoh : Bal sweater hoodie isinya antara 100 - 150 pcs, Bal kaos pendek isinya antara 300 - 400 pcs.
Jumlah isi didalam 1 bal/bundle dengan berat 100kg sangat variatif bahkan untuk tipe yang sama, bisa buka sekarang isi 120, buka lagi besoknya bisa 140, tergantung isinya lebih banyak berbahan tebal atau tipis.
Untuk kualitas dari isi bal bal tersebut sepertinya kita tidak perlu meragukan lagi ya, sudah pasti banyak sekali brand brand ternama yang bisa kita dapatkan didalamnya sebut saja adidas, nike, H&M, Tomtailor, American Eagle, Zara, Maurices, Alfinsa, Esprit, Express, Forever 21, Enfocus, Justice, MAX, Style & Co, Chicos, Lizclaiborne, GAP dan sebagainya.
Dan masih bannyak lagi brand brand yang bisa kita dapat dari karung bal tersebut, bahkan brand-brand hype seperti thrasher dan supreme juga ada. Rekomendasi tempat kulakan grosir baju bekas import klik disini.
Tetapi jangan dulu merasa senang, karena bisa saja yang kita dapat tidak original, walaupun mayoritas yang pernah saya temukan original, tapi bukan berarti gak ada yang fake ya, jadl memang harus benar benar teliti dalam menginspeksi barang yang kita dapat.
Dalam perhitungan pembagian isi didalam bal, kira-kira perkiraannya sebagai berikut :
- Barang dengan brand papan atas punya persentase diantara 30% - 50% dr total isi,
- Barang dengan brand menengah sekitar 30% - 50% dr total isi,
- Kemudian brand tidak dikenal/unbrand sekitar 40% - 50% dr total isi,
- Dan terakhir perkiraan barang riject/cacat/tidak bs dijual hanya sekitar 5% -10%.
Perlu diingat disini, brand tidak dikenal bukan berarti riject/tidak bisa dijual, hanya saja brandnya tidak terkenal/tidak ada di Indonesia, bisa jadi brand brand dari toko clothing/distro lokal negara asalnya.
Kenapa pilih pakaian second ?? Kenapa nggak pakaian baru ??
Karena kalau pakaian baru dengan modal dibawah 10jt atau bahkan dibawah 7jt, kita pasti dapet motif dan design serupa dengan stock banyak, berbeda dengan pakaian dari bal, 1 barang 1 tipe 1 ukuran, dan belum tentu buka bal selanjutnya akan nemu lagi barang itu.
Modal minim, variant banyak design tidak ada yang sama. Tinggal bagaimana kita memvisualkan dan mempromosikan barang tersebut.
Baca Juga : Peluang Usaha Jual Baju KiloanArtikel Ini Terdiri Dari Beberapa Part :
Demikianlah artikel tentang Bisnis Pakaian Bekas Import / Ball Second Karungan, semoga bermanfaat buat Anda. Silahkan share barang kali orang terdekat Anda juga membutuhkan informasi ini.